0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Budi Gunadi Sadikin Chatib Basri Featured Keuangan Menkeu Spesial

    Kala Chatib Basri dan Budi Gunadi Menghadap Prabowo di Tengah Isu Jadi Menkeu - detik

    6 min read

     

    Kala Chatib Basri dan Budi Gunadi Menghadap Prabowo di Tengah Isu Jadi Menkeu

    Foto: Chatib Basri (Firda/detikcom)
    Jakarta -

    Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin tiba-tiba menghadap Presiden Prabowo Subianto di tengah isu tawaran posisi Menkeu menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Chatib dan Budi kompak menepis isu itu.

    Dirangkum detikcom, keduanya merapat ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (9/6/2026) kemarin. Mulanya, terlihat Chatib Basri di pintu pilar dekat Istana pada pukul 15.35 WIB.

    Chatib datang bersamaan dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. Chatib membenarkan akan menemui Prabowo.

    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    "Iya," kata Chatib saat ditanya apakah dirinya akan menemui Presiden.

    Tak lama berselang, Budi Gunadi juga telihat di pintu pilar. Budi langsung masuk ke Istana.

    "Halo. Sehat-sehat ya kalian," kata Budi singkat seraya berjalan memasuki Istana.

    Menkes Budi Gunadi Sadikin saat berkunjung di RSUD Kota Bima, Jumat, (27/2/2026). (Dok. Rafiin/detikBali)Menkes Budi Gunadi Sadikin (Dok. Rafiin/detikcom)

    Dasco soal Chatib ke Istana

    Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menanggapi pertemuan Prabowo dengan Luhut hingga Chatib. Dasco mengaku telah meminta konfirmasi kepada pihak Istana terkait pertemuan tersebut.

    Dasco mengatakan pertemuan itu khusus untuk memberi masukan terkait perkembangan ekonomi saat ini. Dia mengatakan Chatib Basri hadir dalam kapasitas sebagai anggota Dewan Ekonomi Nasional, sedangkan Luhut sebagai Ketua DEN.

    "Ya, pertemuan tadi sore antara Presiden dengan Pak Luhut dan Pak Chatib Basri, itu saya sudah memintakan konfirmasi dan sudah dapat konfirmasinya dari pemerintah, dari pihak Istana. Bahwa pertemuan tadi Pak Luhut sebagai dalam kapasitas sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Pak Chatib Basri itu sebagai anggota Dewan Ekonomi Nasional," kata Dasco di kompleks parlemen Senayan, Jakarta.

    Menurutnya, dalam pertemuan itu, Dewan Ekonomi Nasional memberikan sejumlah masukan kepada Prabowo. Khususnya, terkait langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

    Luhut Bongkar Isi Pertemuan

    Luhut bersama anggota DEN Chatib Basri, Septian Hario Seto, dan Firman Hidayat menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta. Luhut mengatakan pertemuan itu membahas sejumlah isu ekonomi, termasuk pembenahan tata kelola MBG dan optimalisasi digitalisasi pelayanan publik oleh pemerintah atau government technology (govtech).

    "Setelah kami dipanggil oleh Presiden, saya kira penjelasan pertama adalah hasil survei yang dilakukan oleh Dewan Ekonomi mengenai pelaksanaan makan bergizi yang kita lakukan di 800 titik, jadi betul-betul dengan profesional. Jadi kita harus, kami di DEN menjaga betul kredibilitas kami dan itu kami laporkan ke Presiden detail," kata Luhut usai pertemuan.

    Luhut menyampaikan pihaknya membicarakan mengenai optimalisasi govtech berbasis AI. Menurutnya, data yang dimiliki menjadi satu berbasis AI.

    "Tadi kami laporkan mengenai government technology karena sudah 80% government technology ini terkoneksi dan pertama kali juga 8 kementerian/lembaga sepanjang Republik kini mereka datanya jadi satu, tanggal 1 Juni kemarin. Jadi sebenarnya tanggal 1 Juni kemarin itu ada peristiwa besar kalau menurut kami karena datanya menjadi satu berbasis AI," kata Luhut.

    "Jadi pemerintahan Presiden Prabowo ini nanti govtech ini akan menjadi satu bagian yang paling penting. Kenapa, karena semua data nanti akan terkumpul dengan baik dan kita tidak ada yang bisa lari dari situ," sambungnya.


    Chatib Tepis Isu Tawaran Menkeu

    Setelah itu, Chatib pun angkat bicara mengena isu beredar dirinya ditawari posisi Menkeu di Kabinet Merah Putih menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Chatib menegaskan tidak ada tawaran tersebut.

    "Nggak ada. Masa, ini kita bahas soal ekonomi kok," kata Chatib usai pertemuan dengan Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta.

    Chatib menjelaskan isi pertemuan dengan Prabowo bersama Luhut Binsar Pandjaitan dan anggota lainnya. Salah satunya mengenai perkembangan situasi ekonomi makro.

    Chatib mengatakan kondisi rupiah melemah berdampak pada rakyat kecil. Dia menyebut langkah efisiensi anggaran diperlukan dalam menangani masalah tersebut, termasuk dalam menjalankan program MBG.

    "Dan apa yang harus dilakukan termasuk juga untuk menumbuhkan masalah confidence, masalah trust kepada pemerintah. Salah satunya adalah langkah-langkah yang dilakukan di dalam efisiensi anggaran termasuk salah satu di antaranya di dalam kaitan dengan MBG," kata dia.

    Budi Gunadi Juga Menepis

    Budi Gunadi mengungkapkan isi pembicaraan dalam pertemuan tersebut. Adapun Budi tiba di Istana pada pukul 17.03 WIB. Ia kemudian keluar pada pukul 18.48 WIB.

    "Besok di ajak ke Krui, Lampung Barat, mau ikut nggak? Peresmian rumah sakit," ungkap Budi saat berjalan ke luar Istana.

    Budi menyampaikan Prabowo meminta perkembangan laporan, antara lain program Cek Kesehatan Gratis (CKG), penanganan TBC, dan percepatan pembangunan 66 rumah sakit di daerah 3T.

    "Kan beliau kasih 3 quick win, jadi beliau minta update. Yang pertama, cek kesehatan gratis. Dua, TBC, dan ketiga sama rumah sakit yang 66 itu, dan itu kan sudah jadi 20, sudah beroperasi 12. Jadi beliau, 'ya udah saya mau lihat'. Jadi mungkin rencananya ingin mengunjungi," katanya.

    Budi kemudian ditanya mengenai kabar beredar dirinya diisukan akan menjadi Menkeu. Ia menjawab singkat seraya terkekeh.

    "Wah itu kan kata situ," katanya seraya berjalan ke arah mobilnya.

    "Sekarang masih jadi Menkes," imbuhnya.

    Simak juga Video Dasco Ungkap Prabowo-Chatib Basri Tak Bahas Isu Kursi Menkeu di Istana

    (whn/yld)

    Komentar
    Additional JS