Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Bank Bank Himbara Berita Featured Keuangan Spesial

    Kumpulkan Direksi Bank Himbara, Purbaya Tempatkan Dana Rp 400 T - CNBC Indonesia

    4 min read

     

    Foto: Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa dalam Economic Update, CNBC Indonesia, Rabu (24/06/2026). (CNBC Indonesia TV)

    Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumpulkan jajaran direksi himpunan bank milik negara alias Himbara pagi tadi, Jumat (26/6/2026).

    Seusai pertemuan, Purbaya mengaku membicarakan tentang likuiditas di perbankan yang sempat mengetat efek tekanan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) beberapa waktu terakhir.

    "Mereka datang ke tempat rapat deg-degan, sudah mau marah segala macam," kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

    "Rupanya mereka setiap hari sudah monitor kondisi likuiditas dalam dua minggu terakhir" tegasnya.

    Dari hasil pembicaraan itu, ia mengatakan, pemerintah kembali memutuskan untuk kembali menempatkan dana yang selama ini menganggur di Bank Indonesia (BI) ke Bank Himbara, seperti Mandiri, BRI, BNI, BTN, hingga BSI.

    Ia mengatakan, dari total tahun lalu yang sudah ditempatkan ke Himbara sekitar Rp 300 triliun, telah ditarik kembali beberapa bulan terakhir hingga yang tersisa Rp 170 triliun di perbankan.

    Lalu, pemerintah memasukkan kembali penempatan dana beberapa bulan terakhir hingga totalnya kembali Rp 200 triliun, sebelumnya akhirnya memberikan tambahan Rp 100 triliun sebanyak dua kali hingga akhir tahun hingga totalnya akan ada Rp 400 triliun dana penempatan pemerintah di Himbara.

    "Kan Rp 170 triliun sudah dikembalikan lagi ke Rp 200 triliun. Lalu tambah lagi Rp 100 triliun sampai akhir tahun fix, dan yang fleksibel yang kita bisa keluar masuk Rp 70 triliun sampai dengan Rp 100 triliun," papar Purbaya.

    Menurut Purbaya, dengan total penempatan dana Rp 400 triliun, bank-bank Himbara mengaku sudah tenang terkait dengan ketahanan likuiditas.

    "Yasudah saya bilang kamu besok libur saja semua. Sabtu bisa libur lagi, artinya kondisinya lebih bagus daripada yang mereka perkirakan sebelumnya," ucap Purbaya.

    Ia menekankan, kemampuan pemerintah untuk menempatkan dana di perbankan ini karena saldo anggaran lebih (SAL) atau dana tunai pemerintah yang ada di Bank Indonesia mencapai Rp 590 triliun.

    "Kita punya Rp 590 triliun cash, itu kebanyakan," tegasnya.

    (arj/arj)

     Add logo_svg as a preferred
    source on Google 

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Target BI Perluas Transaksi Mata Uang Lokal LCT di China-Saudi

    Komentar
    Additional JS