0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Kasus Spesial Sragen

    Nasib Ahmad Kehilangan Dompet di Sragen: Uang Diambil Lansia, Diminta Tebusan Rp 1 Juta - Kompas

    7 min read

     

    Nasib Ahmad Kehilangan Dompet di Sragen: Uang Diambil Lansia, Diminta Tebusan Rp 1 Juta


    SRAGEN, KOMPAS.com - Seorang warga bernama Ahmad Bahru mengaku ikhlas setelah dompet berisi uang tunai dan sejumlah dokumen penting miliknya hilang di Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

    Padahal, dompet tersebut sempat ditemukan oleh pasangan suami-istri penjual siomai keliling. 

    Namun, barang miliknya tidak kembali secara utuh. Ahmad justru diminta membayar tebusan Rp 1 juta agar dompetnya dikembalikan.

    Baca juga: Usai Fortuner Dirusak Massa di Tanah Abang, Pengemudi Pilih Pulang Tanpa Buat Laporan

    Meski merasa kecewa, Ahmad memutuskan tidak membawa persoalan itu ke jalur hukum setelah mengetahui kondisi lansia yang menemukan dompetnya.

    Pertamax Resmi Naik Jadi Rp 16.250, Begini Alasan Pertamina

    Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji mengatakan, korban menerima keadaan dan memilih menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

    "Pemilik melihat situasi kondisi seperti itu, tadi menyampaikan kepada saya legowo," kata Sudarmaji, dikutip dari Kompas.com, Selasa (9/6/2026).

    Baca juga: Kronologi Warga Sragen Kehilangan Dompet, Pedagang Siomai Malah Minta Tebusan Rp 1 Juta

    Uang dan Dokumen Tidak Kembali Utuh

    Menurut keterangan Ahmad kepada polisi, dompet yang hilang itu tidak hanya berisi uang Rp 400.000 seperti yang sempat diakui pihak penemu.

    Di dalam dompet tersebut tersimpan uang tunai sekitar Rp 1,3 juta yang diletakkan di beberapa bagian berbeda. 

    Selain itu, terdapat STNK, KTP, serta sejumlah kartu identitas penting lainnya.

    Baca juga: Lara Pedagang Sate di Jakpus: Dagangan Tak Dibayar 2 Jukir, Malah Dianiaya hingga Rahang Retak

    Hingga proses klarifikasi dilakukan, hanya sebagian dokumen yang berhasil kembali ke tangan Ahmad.

    Empat kartu penting berhasil ditemukan dan dikembalikan, termasuk KTP serta kartu BPJS Kesehatan.

    Sementara itu, pasangan suami-istri lansia bernama Darmo dan Sukini mengakui sempat mengambil uang tunai Rp 400.000 dan sejumlah kartu identitas dari dalam dompet tersebut.

    Baca juga: Polisi Selidiki Pencurian Mobil Driver Online di Medan, Pelaku Minta Tebusan Rp 65 Juta

    "Sebagian barang sudah dikembalikan tapi sebagian juga belum," ujar Sudarmaji.

    Kepada polisi, keduanya mengaku dompet beserta barang lain yang masih tersisa disimpan di dalam gerobak tempat mereka berjualan siomai.

    Namun, mereka menyebut barang-barang tersebut terjatuh saat berkeliling menjajakan dagangan.

    "Jatuhnya di mana tidak tahu," imbuh Sudarmaji.

    Baca juga: Viral Nenek Penjual Siomai di Sragen Minta Tebusan Rp 1 Juta Usai Temukan Dompet, Polisi Sebut Alami Gangguan

    Kronologi Ahmad Kehilangan Dompet Malah Diminta Tebusan

    Peristiwa bermula pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB ketika Ahmad bersama istri dan anaknya berbelanja di Alfamart Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang.

    Setelah itu, ia melanjutkan aktivitas ke Pasar Sumberlawang. Saat berada di pasar, Ahmad baru menyadari dompetnya sudah tidak ada.

    Ia kemudian kembali ke Alfamart untuk mencari dompet yang hilang.

    Baca juga: Video Pengusirannya Diputar di Sidang, Nenek Elina Menangis

    Pencarian itu mengarah pada rekaman CCTV yang memperlihatkan dompet tersebut ditemukan oleh Darmo dan Sukini, pasangan lansia yang sehari-hari berjualan siomai keliling.

    Berbekal rekaman itu, Ahmad mencari keberadaan keduanya dan akhirnya menemukan pasutri tersebut saat sedang berjualan di depan sebuah sekolah.

    Setelah diperlihatkan rekaman CCTV, keduanya mengakui telah menemukan dompet milik Ahmad.

    Namun, pasutri tersebut malah meminta tebusan senilai Rp 1 juta jika Ahmad ingin dompetnya kembali.

    Baca juga: Begal Mengaku Polisi di Palembang, Todongkan Senjata Api lalu Rampas HP dan Dompet

    Polisi Turun Tangan

    Polisi yang menerima informasi mengenai kasus tersebut kemudian melakukan klarifikasi terhadap kedua belah pihak pada Selasa.

    Dari hasil pendalaman, polisi juga memperoleh informasi mengenai kondisi Sukini.

    Berdasarkan komunikasi langsung dengan yang bersangkutan serta keterangan warga sekitar, perempuan lansia itu diduga mengalami gangguan kejiwaan atau linglung.

    Baca juga: Pria Kulon Progo Gasak 3 HP Siswi SMP Modus COD iPhone, Mengaku Bayar Seragam Sekolah

    "Kalau ngomong banyak enggak nyambungnya daripada nyambungnya. Kita ngomong A sana sudah sampai Z," ungkap Sudarmaji.

    Mengetahui kondisi tersebut, Ahmad memilih tidak membuat laporan dan tidak melanjutkan perkara tersebut ke proses hukum. 

    Ia juga mengikhlaskan uang Rp 400.000 yang diakui telah diambil oleh pasutri lansia tersebut.

    (Sumber: Kompas.com/Agus Iswadi | Editor: Irfan Maullana).

    Baca juga: Dobrak Wilayah Minus Kurban, Dompet Dhuafa dan Rois OJK Salurkan 47 Hewan Kurban ke Pelosok Bojonegoro

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Komentar
    Additional JS