0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Keuangan Retribusi Spesial Ternate

    PAD Kota Ternate Baru Terkumpul 36,77 Persen, Retribusi Daerah Masih Tertinggal -

    2 min read

     

    PAD Kota Ternate Baru Terkumpul 36,77 Persen, Retribusi Daerah Masih Tertinggal

    photo Realisasi PAD. (Foto Ilustrasi)

    Ternate, Maluku Utara – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ternate hingga pertengahan Juni 2026 masih berada di bawah 40 persen dari target yang ditetapkan dalam APBD tahun berjalan.

    Berdasarkan laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah periode 1 Januari hingga 18 Juni 2026, PAD Kota Ternate baru mencapai Rp 58,727 miliar atau 36,77 persen dari target sebesar Rp 159,694 miliar. Data tersebut diterima langsung dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate.

    Dari seluruh komponen PAD, sektor pajak daerah masih menjadi penyumbang terbesar penerimaan daerah. Hingga 18 Juni 2026, realisasi pajak daerah tercatat mencapai Rp 45,131 miliar atau 44,23 persen dari target sebesar Rp 102 miliar.

    Sementara itu, capaian retribusi daerah masih relatif rendah. Dari target Rp 40,259 miliar, realisasi yang berhasil dikumpulkan baru mencapai Rp 8,7 miliar atau 21,65 persen.

    Rendahnya realisasi retribusi menunjukkan masih adanya ruang untuk meningkatkan efektivitas pemungutan pada berbagai sektor layanan publik yang menjadi sumber pendapatan daerah.

    Di sisi lain, komponen hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan justru mencatatkan kinerja positif. Dari target Rp 3,5 miliar, realisasinya telah mencapai Rp 3,9 miliar atau 111,72 persen, melampaui target yang ditetapkan meski tahun anggaran masih berjalan.

    Adapun komponen lain-lain PAD yang sah masih menjadi sektor dengan capaian terendah. Dari target Rp 13,837 miliar, realisasi hingga pertengahan Juni baru mencapai Rp 890,8 juta atau 6,43 persen.

    Mengacu pada data BPKAD Kota Ternate, pemerintah daerah masih memiliki peluang cukup besar untuk mendongkrak penerimaan daerah pada semester II 2026. Fokus peningkatan diperkirakan akan diarahkan pada optimalisasi retribusi daerah dan komponen lain-lain PAD yang sah yang hingga kini realisasinya masih berada jauh dibawah target tahunan.

    Dengan sisa waktu lebih dari enam bulan hingga akhir tahun anggaran, capaian semester II akan menjadi faktor penentu dalam upaya Pemkot Ternate mengejar target PAD sebesar Rp 159,694 miliar yang telah ditetapkan dalam APBD 2026. (RFN/Red)

    Komentar
    Additional JS