Pengamat: Telusuri Aliran Dana dalam Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG - Kompas
Pengamat: Telusuri Aliran Dana dalam Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG
JAKARTA, KOMPAS.com - Guru Besar Hukum Pidana Universitas Al Azhar Indonesia Suparji Ahmad mendorong adanya penelusuran aliran dana terhadap dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN).
"Harus ditelusuri gitu ya siapa pihak-pihak yang terlibat, aliran dananya ke mana gitu, itu harus ditindaklanjuti melalui penyelidikan dan penyidikan untuk menemukan perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum," kata Suparji kepada Kompas.com, Kamis (4/6/2026).
Baca juga: Dadan hingga Silmy Jadi Tersangka, Wakil Ketua DPR: Seharusnya Pegang Teguh Komitmen Prabowo
Menurutnya negara harus berani menjatuhkan sanksi tegas kepada pelaku korupsi tata kelola MBG.
"Jadi harus ada tindakan yang tegas, terarah, tuntas ya kepada siapa pun," ujarnya.
"Bau Amis" Korupsi MBG: "Diendus" Publik Sejak Lama, Baru Disesali Prabowo Sekarang?
Suparji menambahkan, tidak tertutup kemungkinan praktik korupsi MBG terjadi di level bawah di daerah.
Ia menguraikan beberapa potensi modus korupsi di tingkat bawah yang perlu diwaspadai, mulai dari penyunatan kualitas menu hingga pembagian keuntungan secara ilegal.
"Korup mulai dari misalnya nilai menunya dikurangi, atau korup dalam konteks misalnya pembagian keuntungan, atau korup-korup yang lain perlu ditindaklanjuti proses ya sampai ke level bawah. Dan jika terjadi maka harus diusut secara tuntas," tegas Suparji.
Baca juga: Kronologi Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG, Kurang dari 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Suparji meminta Kejaksaan Agung segera menggerakkan jajaran Korps Adhyaksa di daerah untuk ikut mengawal jalannya program prioritas ini.
Suparji menekankan pentingnya perbaikan sistem secara nyata agar program MBG tidak rusak oleh perilaku koruptif oknum tertentu.
"Jadi jangan sampai ada tindakan-tindakan yang tidak bertanggung jawab atas niat mulia dari Presiden akibat perilaku-perilaku korup. Jadi harus ditindaklanjuti perbaikan nyatanya," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.
Respons Para Menteri Prabowo Usai Dadan Ditangkap Kejagung, Purbaya: Kasian Amat...