Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Pendidikan Pendidikan Tinggi Spesial Taiwan

    6 Alasan Taiwan Layak Jadi Pilihan Generasi Muda untuk Melanjutkan Studi - VOI

    5 min read

     

    Konferensi pers THEFI 2026. (Dinno/VOI)

    Bagikan:

    JAKARTA - Melanjutkan pendidikan ke luar negeri kini bukan lagi sekadar mengejar gelar akademik. Bagi banyak generasi muda, pengalaman internasional, kemampuan berbahasa asing, hingga peluang membangun karier global menjadi pertimbangan utama sebelum menentukan negara tujuan studi.

    Di antara berbagai negara tujuan di Asia, Taiwan semakin menarik perhatian pelajar Indonesia. Negara ini dikenal memiliki kualitas pendidikan tinggi yang diakui dunia, terutama di bidang teknologi, sains, kesehatan, teknik, hingga pertanian.

    Ditambah lagi biaya kuliah dan biaya hidup yang relatif terjangkau membuat Taiwan menjadi pilihan yang realistis bagi banyak calon mahasiswa.

    Ketua Ikatan Citra Alumni Taiwan se-Indonesia (ICATI) Jakarta, Simon Hu, menyebut Taiwan menawarkan banyak keunggulan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.

    "Taiwan dikenal sebagai salah satu destinasi pendidikan tinggi unggulan di Asia dengan reputasi internasional, khususnya di bidang sains dan teknologi, kedokteran, teknik, pertanian, dan berbagai disiplin ilmu lainnya,"

    "Didukung biaya pendidikan dan biaya hidup yang kompetitif, serta beragam program beasiswa dan kesempatan magang, Taiwan menjadi pilihan studi yang semakin diminati oleh pelajar Indonesia," ujar Simon Hu dalam konferensi pers Taiwan Higher Education Fair Indonesia (THEFI) 2026 di Jakarta, baru-baru ini.

    Berikut enam alasan mengapa Taiwan patut dipertimbangkan sebagai tujuan melanjutkan studi.

    1. Kualitas pendidikan diakui dunia

    Salah satu daya tarik utama Taiwan adalah mutu perguruan tingginya. Sejumlah universitas di Taiwan secara konsisten masuk dalam peringkat universitas terbaik dunia, bahkan tiga di antaranya berada dalam jajaran universitas kelas dunia dan beberapa lainnya menempati posisi 500 besar internasional.

    Kondisi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dengan standar akademik yang tinggi, didukung tenaga pengajar dan fasilitas riset yang mumpuni.

    2. Biaya hidup relatif terjangkau

    Selain kualitas pendidikan, faktor biaya menjadi pertimbangan penting bagi calon mahasiswa. Menurut Simon Hu, biaya hidup di Taiwan masih cukup bersahabat bagi pelajar Indonesia.

    "Biaya hidup di Taiwan, secara umum hampir sama seperti di Jakarta, jadi masih terjangkau dengan murid-murid di Indonesia," katanya.

    Dengan biaya yang kompetitif dibandingkan banyak negara tujuan studi lainnya, mahasiswa dapat mengelola pengeluaran sehari-hari tanpa beban yang terlalu besar.

    3. Kesempatan kuliah sambil bekerja

    Taiwan juga memberikan peluang bagi mahasiswa internasional untuk bekerja paruh waktu sesuai ketentuan yang berlaku.

    Kesempatan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan finansial selama kuliah, tetapi juga memberikan pengalaman kerja, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta memperluas jaringan profesional sejak masih menjadi mahasiswa.

    4. Menguasai dua bahasa sekaligus

    Belajar di Taiwan memberikan keuntungan tambahan berupa kesempatan menguasai dua bahasa, yakni Mandarin dan Inggris.

    Kemampuan berbahasa Mandarin menjadi nilai tambah karena semakin banyak perusahaan di Indonesia maupun kawasan Asia yang membutuhkan tenaga kerja dengan kemampuan tersebut. Sementara itu, penggunaan bahasa Inggris dalam berbagai program internasional membuat lulusan lebih siap bersaing di tingkat global.

    5. Lingkungan yang aman dan nyaman

    Faktor keamanan juga menjadi pertimbangan penting bagi mahasiswa maupun orang tua.

    Simon Hu menilai Taiwan memiliki tingkat keamanan yang sangat baik dengan masyarakat yang memiliki tingkat pendidikan tinggi, sehingga mahasiswa internasional dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih nyaman selama menempuh pendidikan.

    6. Peluang karier setelah lulus

    Tidak sedikit lulusan perguruan tinggi di Taiwan yang langsung direkrut perusahaan, khususnya di sektor teknologi.

    Keberadaan berbagai perusahaan teknologi berskala global membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengikuti magang hingga memperoleh kontrak kerja setelah menyelesaikan studi. Kondisi ini menjadi salah satu nilai tambah bagi mereka yang ingin membangun karier internasional.

    Lebih lanjut, mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi ke Taiwan umumnya memilih program di universitas umum maupun universitas vokasi. Pada jenjang universitas, jurusan seperti manajemen, keuangan, teknologi informasi, kesehatan, dan berbagai bidang teknologi menjadi favorit.

    "Sementara pada pendidikan vokasi, bidang administrasi bisnis, food and beverage, arsitektur, hingga kesehatan juga banyak diminati karena dinilai memiliki prospek kerja yang baik," papar Simon.

    Bagi calon mahasiswa yang ingin mengenal lebih jauh sistem pendidikan di Taiwan, Taiwan Higher Education Fair Indonesia (THEFI) 2026 menjadi kesempatan untuk memperoleh informasi secara langsung dari perwakilan kampus.

    Pameran pendidikan ini akan digelar di lima kota, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Medan. THEFI 2026 sendiri merupakan penyelenggaraan ke-10 sejak pertama kali digelar pada 2013.

    Tahun ini, sebanyak 65 perguruan tinggi dari Taiwan bersama UECFOCS ditargetkan berpartisipasi dengan menghadirkan lebih dari 180 delegasi, mulai dari rektor, wakil rektor, dekan, dosen, hingga pimpinan kantor hubungan internasional.

    Selain memperkenalkan program studi unggulan, para delegasi juga akan menjajaki peluang kerja sama dengan perguruan tinggi serta sekolah menengah atas dan sekolah kejuruan di Indonesia.

    Add VOI as a Preferred Source

    Follow VOI news updates across Google.

    +

    Komentar
    Additional JS