Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita BNPB Featured Jatiwaringin Lintas Peristiwa Spesial TPA Jatiwaringin

    BNPB: 232 Orang Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin - Tempo

    2 min read

     



    Warga terdampak kabut asap akibat kebakaran TPA Jatiwaringin di Rajeg, Tangerang, Banten, 3 Juli 2026. Antara/Putra M. Akbar

    KEPALA Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Abdul Muhari mengatakan sebanyak 231 orang mengungsi akibat kebakaran di tempat pemrosesan akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Mereka mengungsi untuk menghindari dampak buruk dari asap kebakaran. 

    Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

    "Mengungsi ke Balai Desa Tanjakan Mekar untuk menghindari dampak buruk asap pekat kebakaran," kata dia dalam keterangan tertulis, Ahad, 5 Juli 2026.

    Mereka yang mengungsi yaitu 60 anak-anak, 7 lansia, 1 ibu hamil, 137 dewasa, 26 balita, dan 1 penyandang disabilitas. Kata dia, pemerintah memberi bantuan logistik berupa kasur untuk pengungsi. Ada juga tim layanan kesehatan yang berjaga 24 jam. 

    Abdul mengatakan 15 hektar luas TPA Jatiwaringin mengalami kebakaran. Sebesar 40 persen dari luas itu sudah dipadamkan dan dilakukan pendinginan. Upaya pemadaman dilakukan melalui jalur darat maupun jalur udara. "Masih dilakukan untuk 60 persen daerah terbakar yang masih belum padam meski sudah bisa dikendalikan," kata dia.

    Sebelumnya, kebakaran terjadi di Tempat TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang sejak Selasa, 30 Juni 2026. Dalam keterangan resminya, Kementerian Lingkungan Hidup menduga kebakaran dipicu kondisi cuaca panas yang menyebabkan munculnya titik api pada timbunan sampah dan kemudian menjalar. Namun, dugaan pasti masih diselidiki. "Penyebab pasti akan diselidiki setelah kondisi darurat berhasil dikendalikan," kata Kementerian dalam pernyataannya.

    Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 154 warga mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan asap kebakaran TPA Jatiwaringin. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menyebut pemerintah pusat telah turun tangan untuk menangani para masyarakat terdampak kebakaran. 

    Komentar
    Additional JS