Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Dewan Perdamaian Dunia Internasional Featured Gaza Konflik Timur Tengah Pasukan Perdamaian Spesial

    Board of Peace Mulai Gerakkan Misi, Peralatan Militer Pertama Tiba di Pangkalan ISF Dekat Gaza - Tribunnews

    5 min read

     

    11:33 Tok! 2 Sosok WNA Bakal Resmi Dinaturalisasi Jadi WNI & Bermain Sepak Bola untuk Timnas Indonesia
    Ringkasan Berita:
    • Board of Peace mengumumkan kedatangan kendaraan taktis pertama di pangkalan dekat Kerem Shalom sekitar Jalur Gaza.
    • Pasukan Stabilisasi Internasional akan mengambil alih sebagian tanggung jawab keamanan pascakonflik, sekaligus mendukung distribusi bantuan kemanusiaan, rekonstruksi infrastruktur, dan pemulihan kondisi Gaza.
    • Hamas menyambut langkah tersebut guna mendukung gencatan senjata, melindungi warga sipil Palestina, serta mempercepat pemulihan kemanusiaan di Jalur Gaza.

    TRIBUNNEWS.COM - Board of Peace atau Dewan Perdamaian gagasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kedatangan kendaraan taktis pertama di pangkalan yang berada di dekat kawasan Kerem Shalom.

    Kedatangan armada tersebut diklaim menjadi bagian dari persiapan logistik menjelang rencana pengerahan Pasukan Keamanan Internasional (International Security Force/ISF) di wilayah sekitar Jalur Gaza.

    Pengumuman itu disampaikan melalui akun resmi Board of Peace di platform X. Dalam unggahannya, organisasi tersebut menyatakan bahwa kendaraan taktis telah tiba di Area Dukungan Logistik Endurance, sebuah fasilitas yang disebut akan menjadi pusat operasional bagi Pasukan Keamanan Internasional.

    Unggahan tersebut turut disertai sejumlah foto yang memperlihatkan proses kedatangan kendaraan di pangkalan tersebut.

    Menurut Board of Peace, kendaraan yang baru tiba merupakan armada taktis pertama yang ditempatkan di pangkalan dekat Kerem Shalom.

    Kehadirannya dinilai sebagai salah satu tahapan penting dalam mempersiapkan infrastruktur dan dukungan logistik sebelum dimulainya operasi pasukan multinasional yang direncanakan bertugas di Gaza.

    Informasi serupa juga disampaikan koresponden media Israel i24News, Ariel Oseran, melalui akun X miliknya.

    Mengutip keterangan yang dikutip dari Anadolu, Oseran menyebut pangkalan di dekat Kerem Shalom diproyeksikan menjadi markas utama Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang nantinya disebut akan menjalankan berbagai misi keamanan di Jalur Gaza.

    Rekonstruksi Gaza Dinilai Menjadi Prioritas

    Dalam konsep yang dipaparkan Dewan Perdamaian, pasukan internasional direncanakan mengambil alih sebagian tanggung jawab keamanan setelah proses penarikan bertahap pasukan Israel dari sejumlah wilayah di Gaza.

    Baca juga: AS Serahkan Dokumen ke Israel, Desak Rekonstruksi Gaza Meski Hamas Belum Dilucuti

    Kehadiran pasukan tersebut diharapkan dapat menciptakan kondisi yang lebih aman sehingga proses pemulihan dan pembangunan kembali dapat berjalan tanpa gangguan.

    Apabila rencana tersebut terealisasi, Pasukan Stabilisasi Internasional diperkirakan akan menjalankan berbagai tugas strategis.

    Mulai dari menjaga stabilitas keamanan, mendukung distribusi bantuan kemanusiaan kepada warga sipil, mengawal masuknya material rekonstruksi, hingga membantu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses pemulihan pasca konflik.

    Rekonstruksi dinilai menjadi agenda yang mendesak mengingat banyaknya infrastruktur sipil yang terdampak konflik. 

    Pembangunan kembali fasilitas umum, pemukiman warga, rumah sakit, sekolah, jaringan listrik, sistem penyediaan air bersih, hingga infrastruktur utilitas lainnya dipandang sebagai kebutuhan mendasar untuk memulihkan aktivitas masyarakat dan layanan publik di Jalur Gaza.

    Selain mendukung proses pembangunan kembali, keberadaan pasukan internasional juga disebut diharapkan mampu memperkuat implementasi berbagai kesepakatan internasional yang berkaitan dengan penghentian konflik.

    Serta menjamin kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan, dan  mempercepat upaya pemulihan kondisi sosial ekonomi masyarakat Gaza setelah konflik berlangsung dalam waktu yang panjang.

    Melalui mekanisme tersebut, proses gencatan senjata, pengawasan keamanan, hingga upaya rekonstruksi dapat berlangsung secara lebih terarah dan terkoordinasi.

    Hamas Sambut Langkah Board of Peace

    Menanggapi langkah Dewan Perdamaian dalam mempersiapkan pengerahan pasukan di sekitar Jalur Gaza, Juru Bicara Hamas, Hazem Qassem, menyatakan harapannya agar inisiatif tersebut menjadi awal dari implementasi nyata upaya penghentian perang di wilayah tersebut.

    Melalui pernyataan yang diunggah di akun Facebook resminya, Qassem mengatakan bahwa keberadaan pasukan internasional diharapkan mampu menjalankan mandat untuk memberikan perlindungan kepada warga sipil Palestina dengan memisahkan mereka dari aktivitas militer Israel.

    Menurutnya, langkah tersebut juga diharapkan dapat membantu menghentikan berbagai pelanggaran yang, menurut Hamas, masih terus terjadi di Jalur Gaza.

    Qassem menegaskan bahwa implementasi rencana tersebut tidak seharusnya berhenti pada tahap persiapan logistik atau pengerahan peralatan semata.

    Ia menyerukan agar Dewan Perdamaian segera merealisasikan langkah-langkah konkret di lapangan, termasuk menjalankan mandat yang telah direncanakan guna mendukung terciptanya gencatan senjata, meningkatkan perlindungan terhadap warga sipil, serta mempercepat upaya pemulihan kondisi kemanusiaan di Gaza.

    (Tribunnews.com / Namira)

    Komentar
    Additional JS