Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Bali Berita Deddy Corbuzier Featured Kasus Spesial

    Deddy Corbuzier Tersentuh Tangisan Anak Korban Pengeroyokan di Bali, Langsung Beri Tawaran Ini - Viva

    5 min read

     

    Deddy Corbuzier

    VIVA – Kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pria berinisial KD di Kabupaten Tabanan, Bali, menjadi sorotan luas di media sosial. Peristiwa tersebut memicu perhatian publik setelah beredar video yang memperlihatkan putri korban menangis histeris saat melihat jenazah sang ayah. Momen emosional itu kemudian mengundang beragam reaksi, termasuk dari Deddy Corbuzier yang menyampaikan keinginannya untuk membantu sang anak.

    Baca Juga

    Video yang beredar di berbagai platform media sosial memperlihatkan suasana duka saat proses pemakaman berlangsung. Di tengah kerumunan pelayat, seorang bocah perempuan tampak tak kuasa menahan kesedihan ketika jenazah ayahnya dibawa menuju tempat peristirahatan terakhir.

    Dalam rekaman tersebut, sang anak terus memanggil ayahnya sambil menangis.

    Baca Juga

    "Bapak, bapak, bapak," kata bocah perempuan itu sambil menangis histeris.

    Tangisan bocah itu menjadi perhatian warganet karena dinilai menggambarkan luka emosional yang mendalam akibat kehilangan orang tua secara tragis. Bahkan, dalam video yang viral, ia terlihat harus dipapah oleh dua orang dewasa lantaran tak sanggup menahan kesedihannya saat menyaksikan prosesi pemakaman.

    Baca Juga

    Peristiwa memilukan tersebut kemudian menarik perhatian Deddy Corbuzier. Melalui kolom komentar pada unggahan yang membahas kejadian itu, presenter sekaligus podcaster tersebut menyampaikan niatnya untuk memberikan bantuan kepada putri korban.

    "Bawa anaknya ke saya. No content, no camera. I'll fix her," tulis Deddy Corbuzier di kolom komentar, dikutip Senin 27 Juli 2026.

    Pernyataan tersebut langsung menuai respons positif dari banyak pengguna media sosial. Sejumlah warganet mengapresiasi niat Deddy Corbuzier yang menegaskan bahwa bantuan itu tidak bertujuan menjadi konten ataupun konsumsi publik, melainkan murni untuk mendampingi kondisi psikologis sang anak setelah mengalami peristiwa traumatis.

    Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula pada dini hari sekitar pukul 01.30 WITA. KD diduga tertangkap basah saat hendak membawa seekor ayam milik warga bernama I Wayan Adi Suteja di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

    Setelah aksinya diketahui, sejumlah warga berupaya mengamankan KD. Namun situasi berkembang tidak terkendali hingga berujung aksi pengeroyokan. Korban mengalami luka berat akibat amukan massa dan akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

    Tak hanya mengeroyok korban, massa juga meluapkan emosinya dengan membakar sepeda motor yang diduga digunakan KD saat menjalankan aksinya. Kendaraan tersebut hangus terbakar sebelum akhirnya diamankan petugas sebagai barang bukti.

    Usai menerima laporan, aparat kepolisian segera melakukan sterilisasi lokasi, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan sejumlah barang bukti. Di antaranya seekor ayam yang diduga menjadi sasaran pencurian, sebilah golok yang diduga milik korban, sebuah tas berisi tang, ketapel, batu, uang tunai, hingga bangkai sepeda motor yang telah terbakar.

    Pihak kepolisian juga mengungkap bahwa dugaan pencurian ayam tersebut tidak lepas dari keresahan warga akibat maraknya kasus kehilangan hewan ternak di wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, aparat menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

    Kepala Subbidang Penmas Bidang Humas Polda Bali AKBP Rina Isriana Dewi mengingatkan masyarakat agar mempercayakan penanganan setiap dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum.

    "Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan setiap dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum," kata Kepala Subbidang Penmas Bidang Humas Polda Bali AKBP Rina Isriana Dewi.

    Kasus ini masih menjadi perhatian publik, bukan hanya karena dugaan pencurian yang berujung maut, tetapi juga dampak psikologis yang harus ditanggung keluarga korban, khususnya sang anak. Tangisan bocah perempuan dalam video viral tersebut menjadi pengingat bahwa setiap tindakan kekerasan tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi orang-orang yang ditinggalkan.

    Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto

    Soroti Kasus Pria di Bali Tewas Dikeroyok usai Diduga Maling Ayam, PDIP: Rakyat Hadapi Kesulitan Ekonomi

    Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya akan memberikan bantuan kepada keluarga korban yang tewas akibat dikeroyok usai diduga maling aya

    img_title

    VIVA.co.id

    27 Juli 2026

    Komentar
    Additional JS