Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Spesial

    Deretan Penyebab Mobil Bergetar saat RPM Rendah -

    4 min read



    Ilustrasi mobil transmisi manual

    Minggu, 5 Juli 2026 - 17:44 WIB

    Jakarta, VIVA – Saat berkendara di tengah kemacetan atau berhenti di lampu merah, kenyamanan tentu menjadi hal yang diharapkan setiap pengemudi. Namun, ada kalanya mobil justru mengeluarkan getaran yang terasa hingga ke setir, jok, atau lantai kabin meski mesin masih menyala dalam kondisi langsam (idle).

    Baca Juga

    Banyak orang menganggap gejala tersebut sebagai hal biasa, terutama pada mobil yang sudah berusia cukup lama. Padahal, getaran saat putaran mesin berada di bawah 1.000 rpm bisa menjadi tanda bahwa ada komponen yang mulai kehilangan kinerjanya dan membutuhkan perhatian.

    Salah satu penyebab yang paling sering ditemukan, dikutip VIVA Otomotif dari Daihatsu Minggu 5 Juli 2026, adalah kondisi engine mounting yang sudah tidak lagi optimal. Komponen berbahan karet ini bertugas menahan sekaligus meredam getaran mesin agar tidak diteruskan ke bodi kendaraan. Seiring usia pemakaian, karetnya bisa mengeras, retak, bahkan pecah sehingga getaran lebih mudah merambat ke dalam kabin.

    Baca Juga

    Selain itu, mesin yang bekerja kurang seimbang juga dapat memunculkan getaran saat RPM rendah. Kondisi ini biasanya dipicu oleh pembakaran yang tidak sempurna akibat busi mulai aus, koil pengapian melemah, atau salah satu silinder tidak menghasilkan tenaga secara maksimal.

    Sistem pemasukan udara juga memiliki peran penting dalam menjaga putaran mesin tetap stabil. Ketika throttle body dipenuhi kerak karbon, aliran udara menuju ruang bakar menjadi terganggu. Akibatnya, putaran mesin bisa turun di bawah standar dan menimbulkan getaran, bahkan mesin berisiko mati saat berhenti.

    Baca Juga

    Di sisi lain, pasokan bahan bakar yang tidak lancar juga dapat memengaruhi performa mesin. Filter bensin yang mulai tersumbat atau pompa bahan bakar yang tekanannya melemah membuat suplai bensin ke injektor menjadi tidak konsisten, sehingga mesin kehilangan kestabilan ketika bekerja pada putaran rendah.

    Bagi pemilik mobil bertransmisi manual, sumber masalah juga bisa berasal dari sistem kopling. Kampas kopling yang sudah menipis atau permukaan flywheel yang tidak lagi rata dapat memunculkan getaran ketika pedal kopling mulai dilepas, terutama saat kendaraan mulai berjalan.

    Apabila beberapa komponen di atas masih dalam kondisi baik, pemeriksaan perlu diarahkan ke bagian internal mesin. Kompresi silinder yang tidak merata, injektor yang mulai tersumbat, hingga kebocoran pada sistem pengapian dapat membuat mesin bekerja tidak seimbang dan menghasilkan getaran yang semakin terasa saat langsam.

    Untuk mobil berpenggerak roda belakang atau yang menggunakan propeller shaft, sumber getaran juga bisa berasal dari komponen pemindah tenaga. Propeller shaft maupun cross joint yang aus, kering, atau oblak dapat menimbulkan getaran yang awalnya ringan, namun lama-kelamaan semakin mengganggu saat kendaraan digunakan.

    Uji tabrak sedan dan truk

    Predikat Mobil Paling Aman bukan Jaminan saat Bertemu Truk

    Mobil dengan predikat keselamatan tertinggi oleh sebagian orang sering dianggap mampu memberikan perlindungan maksimal dalam berbagai kondisi kecelakaan.

    img_title

    VIVA.co.id

    6 Juli 2026

    Komentar
    Additional JS