Gelar PKM Internasional di Malaysia, Dosen dan Mahasiswa Ajari Warga Migran Olah Sampah Jadi Pupuk - Poskota
oleh Redaktur
KUALA LUMPUR – Dalam upaya meningkatkan jaringan internasional, Institut Teknologi PLN (ITPLN) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) mengunjungi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dan Sanggar Bimbingan (SB) Semenanjung Malaysia. Program yang melibatkan dosen dan mahasiswa ini bertujuan membekali warga migran Indonesia dengan keterampilan mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
Suasana hangat langsung terasa saat puluhan warga migran Indonesia dewasa, remaja, hingga anak-anak memenuhi salah satu ruang belajar di Sanggar Bimbingan Semenanjung Malaysia. Bahkan, Rektor ITPLN, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, M.K., M.T., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., turut menyampaikan materi dengan penuh semangat, sementara para peserta duduk lesehan menyimak setiap penjelasan.
Program ini merupakan hibah PKM internal dosen ITPLN yang diketuai Nadia Paramita dengan melibatkan 13 anggota, termasuk Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, M.K., M.T., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. dan Wakil Rektor I Bidang Akademik ITPLN, Prof. Dr. Susy Fatena Rostiyanti, S.T., M.Sc. Sebanyak lima mahasiswa turut diterjunkan untuk mendampingi pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman internasional.
“Selama kegiatan, kami memberikan pelatihan pemanfaatan limbah melalui teknik daur ulang menjadi berbagai produk yang memiliki nilai jual. Pelatihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan keterampilan dan membuka peluang tambahan penghasilan bagi keluarga pekerja migran Indonesia di Malaysia, sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Nadia Paramita, Senin (27/7/2026).
PKM Internasional ini merupakan hasil kolaborasi antara ITPLN dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia. Kolaborasi ini tertuang dalam Memorandum of Understanding dan Memorandum of Agreement antara ITPLN dan SIKL terkait penyelenggaraan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Mengajar dan Pengabdian kepada Masyarakat di Sanggar Bimbingan Semenanjung Malaysia.
Dalam MoA itu, kedua pihak sepakat menyelenggarakan PKM Internasional, praktik pengalaman lapangan (PPL), pengembangan sumber daya manusia, penempatan mahasiswa beserta dosen pembimbing di SIKL dan Sanggar Bimbingan.
Selain MoA, kedua institusi juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dokumen tersebut ditandatangani Rektor ITPLN Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, M.K., M.T., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. bersama Plh. Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Mashudi, M.Pd., sebagai landasan pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis internasional di Malaysia.
Wakil Rektor I Bidang Akademik ITPLN, Prof. Dr. Susy Fatena Rostiyanti, S.T., M.Sc., mengatakan kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen ITPLN menghadirkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberi dampak langsung bagi masyarakat Indonesia di luar negeri.
“Keterlibatan dosen dan mahasiswa ITPLN dalam PKM Internasional sekaligus menjadi ruang pembelajaran nyata untuk memperluas wawasan global, memperkuat kompetensi sosial, dan menghasilkan solusi yang relevan bagi kebutuhan masyarakat migran,” katanya. (jo]