Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Arab Saudi Berita Dunia Internasional Featured Houthi Konflik Timur Tengah Spesial Yaman

    Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah - SindoNews

    11 min read

     

    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.

    Selasa, 21 Juli 2026 - 07:43 WIB

    Houthi Yaman Blokade...

    Kerajaan Arab Saudi marah atas pengumuman blokade maritim oleh kelompok Houthi Yaman terhadap Saudi. Foto/SPA

    A A A

    RIYADH - Kelompok Houthi Yaman mengumumkan pemberlakuan blokade maritim terhadap Kerajaan Arab Saudi. Pengumuman tersebut membuat Riyadh marah dan berjanji akan mengambil semua tindakan yang diperlukan.

    Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan dalam pernyataan yang disiarkan di stasiun televisi Al-Masirah milik kelompok tersebut bahwa "larangan navigasi maritim yang terkait dengan Arab Saudi telah berlaku sejak saat pernyataan ini dikeluarkan."

    Baca Juga: Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir

    Blokade ini akan mencegah kapal-kapal Arab Saudi melewati Selat Bab al-Mandeb untuk mengekspor energi dan barang lainnya.

    Saree memperingatkan bahwa setiap eskalasi Arab Saudi akan dibalas dengan apa yang disebutnya sebagai "eskalasi yang komprehensif dan berat."

    Pekan lalu, kelompok tersebut menuduh Arab Saudi melakukan serangan udara di bandara Sanaa. Mereka kemudian meluncurkan serangan rudal ke arah wilayah Arab Saudi, mengakhiri jede pertempuran selama bertahun-tahun.

    Meskipun Riyadh tidak berkomentar mengenai tuduhan Houthi, pemerintah Yaman yang diakui secara internasional mengeklaim bertanggung jawab atas serangan di bandara Sanaa, dengan mengatakan bahwa mereka menargetkan bandara itu untuk mencegah pesawat Iran mendarat.

    Sementara itu, Kerajaan Arab Saudi mengecam Houthi atas pengumuman blokade maritim mereka terhadap kerajaan.

    “Kementerian Luar Negeri menyampaikan kecaman keras Kerajaan Arab Saudi terhadap tuduhan yang dibuat oleh juru bicara militer milisi teroris Houthi, yang menuduh kerajaan mengepung rakyat Yaman yang bersaudara dan mengeklaim pemberlakuan blokade maritim terhadap kerajaan,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Al Arabiya English, Selasa (21/7/2026).

    Menurut kementerian itu, kerajaan akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi kapal-kapalnya sesuai dengan hukum internasional dan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) tahun 1982.

    Arab Saudi telah menjadi salah satu alasan utama mengapa harga energi global tidak melonjak setelah perang AS-Israel melawan Iran pecah akhir Februari.

    Kerajaan Arab Saudi juga memainkan peran regional yang vital di luar sektor energi, termasuk mengizinkan negara-negara tetangga untuk menempatkan pesawat dari maskapai penerbangan nasional mereka di Arab Saudi dan menyediakan jalur impor dan ekspor yang penting.

    "Riyadh terus mendukung rakyat Yaman yang bersaudara dan pemerintah mereka yang sah,” imbuh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, yang menegaskan upaya Riyadh selama bertahun-tahun untuk meringankan penderitaan rakyat Yaman.

    “Milisi Houthi menyeret Yaman ke dalam konflik regional dan menargetkan kapal-kapal komersial di Laut Merah, sehingga memperburuk penderitaan rakyat Yaman, mencegah mereka bepergian, dan memperburuk situasi ekonomi, khususnya di daerah-daerah yang dikuasai milisi Houthi,” paparnya.

    Kementerian tersebut juga mengatakan Houthi telah menolak semua inisiatif untuk melanjutkan penerbangan dari Bandara Sanaa, termasuk proposal beberapa hari sebelumnya oleh Yordania untuk meluncurkan penerbangan langsung dari Amman.

    “Milisi Houthi sekarang mencoba untuk mengalihkan tanggung jawab atas tantangan ekonomi dan meningkatnya ketidakpuasan publik yang dihadapinya dengan membuat tuduhan palsu terhadap kerajaan,” lanjutnya.

    Komandan Pasukan Gabungan Koalisi Saudi, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, mengatakan bahwa koalisi telah menetapkan langkah-langkah untuk kapal-kapalnya yang melintas melalui Selat Bab al-Mandeb, dan menyatakan bahwa semua ancaman Houthi akan ditangani dengan cepat dan tegas.

    (mas)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

      Rekomendasi

      Infografis

      Arab Saudi Bangun Jalur...

      Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun

      Terpopuler

      1

      2

      3

      4

      5

      Berita Terkini

      Ditangkap Pasukan Indonesia,...

      Houthi Yaman Blokade...

      Presiden Pezeshkian:...

      Iran Berterima Kasih...

      30 Drone MQ-9 Reaper...

      Houthi Resmi Kobarkan...

      Komentar
      Additional JS