Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured IAW Makan Bergizi Gratis Spesial

    IAW Harap Evaluasi Program MBG Jadi Momentum Perkuat Tata Kelola - Viva

    4 min read

     

    Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menata menu Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Minggu, 26 Juli 2026 - 20:00 WIB

    “Programnya berlari sangat cepat, tetapi sistem yang menopangnya masih terus dibangun. Akibatnya, setiap kali muncul persoalan di lapangan, pemerintah harus memperbaiki aturan sambil program tetap berjalan,” tutur Iskandar.

    Baca Juga

    Maka itu, IAW mendorong pemerintah menjaga keseimbangan antara kebutuhan melakukan pembenahan sistem dengan perlindungan terhadap masyarakat yang telah bertindak berdasarkan itikad baik. 

    Menurutnya, kepastian hukum menjadi syarat penting agar investasi masyarakat tidak dirugikan hanya karena perubahan kebijakan yang terjadi di tengah pelaksanaan program.

    Baca Juga

    Lebih jauh, Iskandar menegaskan kritik terhadap MBG tidak boleh dimaknai sebagai upaya melemahkan program pemerintah. Sebaliknya, kritik diperlukan agar cita-cita besar membangun generasi Indonesia yang sehat tidak rusak akibat lemahnya tata kelola.

    “Kritik bukan untuk menjatuhkan program. Kritik diperlukan agar program yang baik tidak rusak oleh tata kelola yang lemah. Program besar akan dikenang bukan karena besarnya anggaran, tetapi karena kemampuannya membangun kepercayaan publik,” tegasnya.

    Baca Juga

    Ia menambahkan, kepercayaan publik tidak dibangun melalui pidato, statistik, ataupun laporan keuangan semata, melainkan melalui keberanian negara memperbaiki setiap kelemahan yang ditemukan secara terbuka dan bertanggung jawab.

    “Kepercayaan tidak lahir hanya dari pidato, angka statistik, atau laporan keuangan. Kepercayaan lahir ketika masyarakat melihat bahwa negara berani memperbaiki dirinya sendiri setiap kali menemukan kelemahan,” ucap Iskandar.

    IAW berharap pemerintah menjadikan fase evaluasi MBG sebagai momentum memperkuat tata kelola, memperjelas regulasi, meningkatkan pengawasan, dan memastikan seluruh pemangku kepentingan memperoleh kepastian hukum. 

    “Dapur negara tidak cukup hanya menghasilkan makanan. Dapur negara harus menghasilkan kepercayaan. Ukuran terbaik MBG bukan hanya berapa juta porsi dibagikan, tetapi apakah anak-anak menjadi lebih sehat, petani dan UMKM bertumbuh, mitra memperoleh kepastian, lingkungan terlindungi, dan setiap rupiah uang negara dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Iskandar.

    Menko Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas

    Menko Zulhas Pastikan MBG Diprioritaskan untuk Pesantren, Sekolah Agama, dan Wilayah 3T

    Zulhas menjelaskan pemerintah juga tengah merancang mekanisme khusus agar pondok pesantren tidak perlu membangun dapur baru untuk mendukung program MBG. Fasilitas dapur y

    img_title

    VIVA.co.id

    26 Juli 2026

    Komentar
    Additional JS