Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Kasus KPK Lombok Barat Spesial

    OTT Bupati Lombok Barat, KPK Amankan 19 Orang dan Sita Uang Tunai - Inilah

    12 min read

     

    Senin, 20 Juli 2026 - 20:17 WIB

    Share

    Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menjawab pertanyaan awak media di lobby gedung KPK, Kuningan, Jaksel, Selasa (5/5/2026). (Foto: Inilah.com/Zhacky)

    Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menjawab pertanyaan awak media di lobby gedung KPK, Kuningan, Jaksel, Selasa (5/5/2026). (Foto: Inilah.com/Zhacky)

    Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

    + Gabung

    KecilBesar

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan 18 orang lainnya.

    Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya OTT tersebut. Menurut dia, operasi dilakukan setelah tim KPK melakukan penyelidikan secara tertutup.

    "Benar, bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup yang kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan terhadap para terduga pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).

    Seluruh pihak yang diamankan lebih dahulu menjalani pemeriksaan awal di Mako Brimob Lombok Barat.

    Dari hasil pemeriksaan awal tersebut, KPK memutuskan membawa tujuh orang ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK. Salah satu dari tujuh orang itu adalah Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.

    "Tim kemudian akan membawa tujuh orang di antaranya ke Jakarta malam ini untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK. Salah satunya adalah Bupati Lombok Barat," ujar Budi.

    Selain mengamankan sejumlah pihak, tim penyidik KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai dalam pecahan rupiah yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah, serta sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara.

    "Selain itu, tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai pecahan rupiah dan beberapa dokumen," ucapnya.

    Sebelum terjun ke dunia politik, Lalu Ahmad Zaini, yang akrab disapa LAZ, dikenal lama berkarier di sektor penyediaan air minum.

    Lahir pada 27 Juni 1970, LAZ menjabat sebagai Direktur Utama PDAM Giri Menang selama sekitar 17 tahun. Perusahaan daerah tersebut kemudian bertransformasi menjadi PT Air Minum Giri Menang.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh, OTT KPK kali ini juga turut menyeret nama Direktur Utama PDAM Lombok Barat, Sudirman. Namun, hingga kini KPK belum memerinci peran masing-masing pihak yang diamankan maupun konstruksi perkara yang sedang diselidiki.

    0 suka

    0 bookmark

    Google

    Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

    Tambahkan Sekarang

    Topik

    Share

    BERITA TERKAIT

    BERITA TERKINI

    • A'wan Syuriyah PBNU yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ummahat Kotagede Yogyakarta, KH. A. Muhaimin.(Foto: doc. Ponpes Nurul Ummahat)


    • Raja Felipe VI bersama Ratu Letizia dan kedua putri mereka, Leonor dan Infanta Sofía, turun ke lapangan untuk ikut merayakan keberhasilan Spanyol menyabet gelar juara usai membungkam Argentina di partai final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium, AS, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. (Foto: AFP)


    • Kepala BPOM Taruna Ikrar menghadiri grand opening ceremony di Cikarang (foto:inilah.com/Rey)


    • Presiden RI Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026).(Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)


    • Ilustrasi. (Foto: Magnific)


    Komentar
    Additional JS