Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Kasus Spesial

    Pemotor Ngaku Anggota TNI Saat Ditegur Naik Trotoar dan Lawan Arus, Kodim Depok: Pekerjaannya Karyawan Swasta - Viva

    4 min read

     

    Pengendara sepeda motor yang mengaku sebagai anggota TNI (kedua kanan), ternyata warga sipil

    Minggu, 5 Juli 2026 - 12:00 WIB

    Depok, VIVA – Video seorang pengendara sepeda motor yang mengaku sebagai anggota TNI saat ditegur karena melintas di atas trotoar dan melawan arus di Jalan Kartini, Kota Depok, viral di media sosial.

    Baca Juga

    Belakangan, klaim tersebut dipastikan tidak benar. Komandan Kodim (Dandim) 0508/Depok Kolonel Ginanjar menegaskan pria dalam video tersebut bukan prajurit TNI. Kepastian itu diperoleh setelah pihaknya melakukan penelusuran terhadap identitas pengendara yang bersangkutan.

    "Yang bersangkutan bukan anggota TNI," tuturnya kepada wartawan, Minggu, 5 Juli 2026.

    Baca Juga

    Ia menjelaskan, pria tersebut diketahui berprofesi sebagai karyawan swasta. Bahkan, TNI telah meminta yang bersangkutan membuat klarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.


    "Pekerjaan sebagai karyawan swasta," katanya.

    Baca Juga

    Adapun peristiwa itu bermula ketika seorang pejalan kaki memergoki pengendara motor melintas di atas trotoar yang merupakan fasilitas khusus bagi pejalan kaki. Tak hanya itu, pengendara juga diketahui melawan arah sehingga memicu teguran.

    Dalam video yang beredar, perekam mengingatkan bahwa trotoar bukan diperuntukkan bagi kendaraan bermotor. Salah satunya dipostin akun Instagram @depokfeed 

    "Ini untuk pejalan kaki, bukan untuk motor. Ini kan anda turun di sini, ya jangan ditiru kalau ada yang salah," ujar perekam video.

    Alih-alih meminta maaf, pengendara justru mengaku sebagai anggota TNI.

    "Saya ini anggota, bukan apa-apa," kata pemotor.

    Perekam kemudian menegaskan bahwa status apa pun tidak dapat dijadikan alasan untuk melanggar aturan lalu lintas.

    "Saya nggak peduli anggota atau bukan. Saya mau ke Gereja, jangan bikin saya emosi. Seharusnya kalau bapak tentara tidak mengkuti yang tidak benar," kata perekam video itu lagi.

    Pameran motor klasik

    Motor Klasik Naik Daun, Perawatan Jadi Tantangan

    Tak hanya dijadikan koleksi, banyak motor Jepang keluaran era 1980-an hingga 1990-an yang masih aktif digunakan untuk berkendara maupun mengikuti berbagai kegiatan.

    img_title

    VIVA.co.id

    4 Juli 2026

    Komentar
    Additional JS