Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita BPK Featured Kasus Keuangan KPK Spesial

    Periksa Anggota BPK, KPK Dalami Dugaan Intervensi Audit - RM id

    4 min read

     

    Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Foto: Tedy/RM)

    RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bobby Adhityo Rizaldi sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap terkait audit laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Sumatera Selatan.

    Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, dalam pemeriksaan, penyidik mendalami dugaan intervensi BPK Pusat, yang mengubah opini audit dari wajar dengan pengecualian (WDP) menjadi wajar tanpa pengecualian (WTP). 

    “Dari dugaan pengubahan temuan audit tersebut, menjadikan status opini untuk Pemkab Muara Enim juga berubah dari WDP menjadi WTP,” ujar Budi, Kamis (16/7/2026). 

    “Selain itu penyidik juga mengon­firmasi terkait adanya pihak swasta yang diduga terlibat dalam proses tersebut,” imbuh Budi. 

    Kemudian, penyidik juga mengonfirmasi temuan berupa barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut, saat menggeledah rumah Bobby Rizaldi di Jakarta Selatan, Selasa (14/7) lalu. 

    Baca juga : Jubir Gerindra Dukung KDMP Kelola Tambang

    “Berdasarkan hasil penggeledahan, penyidik memerlukan keterangan saksi untuk menerangkan konstruksi perkara secara utuh, termasuk memperkuat alat bukti terhadap pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Budi. 

    Salah satu tersangka dalam kasus ini, AG, merupakan staf ahli Bobby Rizaldi saat yang bersangkutan masih menjabat sebagai anggota DPR RI. 

    Budi menyatakan, hubungan AG dengan pihak-pihak internal di BPK ini juga akan didalami penyidik. Sebab, AG ini memiliki akses dan kuasa untuk mengatur proses-proses audit yang dilakukan oleh BPK di Muara Enim. 

    “Apakah saudara AG ini representasi dari saudara BB yang merupakan internal di BPK ini yang kemudian masih kami dalami ya, positioning dari saudara AG di BPK ini sebagai apa gitukan atau merepresentasikan pihak tertentu,” ungkap Budi. 

    Dia mengimbau saksi-saksi yang dipanggil penyidik tidak ragu-ragu untuk hadir ke KPK memberikan keterangan. 

    Baca juga : PSI Lampung Miliki Ribuan Kader Baru

    “Setiap keterangan yang lengkap, yang jujur dari setiap saksi itu pada prinsipnya adalah membantu KPK untuk mengungkap perkara ini menjadi terang benderang,” jelasnya. 

    Bobby Rizaldi hadir di Gedung Merah Putih KPK pukul sekitar pukul 09.55 WIB, Kamis (16/7/2026). 

    Mengenakan kemeja batik lengan panjang berwarna biru, dia tampak didampingi sejumlah orang. “Kita datang hari ini,” ujar Bobby singkat, sebelum memasuki gedung KPK. 

    Bobby kemudian langsung menuju lobi Gedung Merah Putih KPK. Ia sempat menyalami sejumlah pihak, sementara beberapa pendampingnya melakukan registrasi di meja resepsionis. 

    Bobby diperiksa selama lebih dari sembilan jam. Dia baru keluar dari lobi Gedung KPK pukul 19.13 WIB. Kepada wartawan, dia tidak banyak memberikan komentar. 

    Baca juga : 4 BUMN Sinergi Kebut Hilirisasi Mineral Kritis

    “Semua sudah disampaikan kepada penyidik dan kami sangat mendukung proses ini dan supaya cepat selesai,” ucapnya sambil bergegas menuju ke luar Gedung KPK, untuk menaiki mobil yang sudah menunggunya. 

    Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan lima tersangka, kelimanya yakni ASN BPK TRL, pihak swasta AG, Bupati Muara Enim Edison, Marketing PT MSA, CEH, serta Direktur PT MSA, FIK. 

    Penanganan perkara ini juga beririsan dengan kasus dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa yang menjerat Bupati Muara Enim Edison. 

    Dalam perkara dugaan suap tersebut, KPK menetapkan Edison, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim, AN, pihak swasta AT, CEH, serta FIK sebagai tersangka. [YUD]

    Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

    Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

    Komentar
    Additional JS