Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Febrie Adriansyah Kasus polda Metro Jaya Spesial

    Polda Metro Pastikan Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Tewas Ditembak Hoax, - detik

    3 min read

     


    Jakarta -

    Beredar isu liar di media sosial menyebutkan bahwa ajudan eks mantan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah, tewas ditembak. Polda Metro Jaya menegaskan bahwa kabar tersebut adalah berita bohong alias hoax.

    Kabar tersebut dimuat dalam postingan sebuah akun media sosial Instagram. Postingan tersebut menyebutkan bahwa ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak.

    Masih di postingan yang sama, disebutkan bahwa 'jenazah ajudan tersebut belum ditemukan'. Namun postingan tersebut kini telah dihapus.

    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Dimintai konfirmasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa kabar tersebut hoax.

    "Kami sudah konfirmasi ke Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, itu hoax," kata Budi Hermanto, saat dihubungi wartawan, Selasa (28/7/2026).

    Budi Hermanto mengatakan pihaknya telah mengonfirmasi bahwa ajudan Febrie Adriansyah masih hidup. Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

    "Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi," tegasnya.

    Kematian Karumga Eks Jampidsus

    Isu tersebut beredar setelah pria bernama Sutrimo, yang merupakan kepala rumah tangga (karumga) Febrie Adriansyah, ditemukan tewas di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7) pagi. Sutrimo tewas dengan mulut berbusa.

    Belum diketahui apa penyebab kematian Sutrimo tersebut. Pihak keluarga Sutrimo menolak dilakukan autopsi jenazah.

    Sutrimo ditemukan tak sadarkan diri pada Kamis (23/6) di halaman klinik Mordent. Dia lalu dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring.

    Pihak RS menyatakan Sutrimo sudah dalam kondisi meninggal dunia. Polisi masih mendalami penyebab kematian Sutrimo.

    "Polda Metro Jaya pasti akan mendalami informasi sekecil apa pun, apalagi terkait tentang hilangnya nyawa seseorang. Apakah itu wajar atau tidak wajar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di kawasan Matraman, Jakarta, Senin (27/7).

    Dia mengatakan pihaknya menerima informasi soal kematian Sutrimo dari awak media. Polisi masih mendalami terkait peristiwa ini termasuk dari gambar dan narasi yang beredar terkait kematian korban.

    Di medsos, disebutkan korban ditemukan dalam kondisi keluar busa dari hidung dan mulutnya. Polisi masih mendalami informasi tersebut, termasuk keterangan pihak RS dan mendalami rekam medis korban.

    "Makanya nanti kita melihat karena selama ini beberapa waktu dari hari kemarin kita mendapatkan postingan-postingan foto, dokumen, ini kan harus ada pendalaman," ucapnya.

    (mea/imk)

    Komentar
    Additional JS