Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura - SindoNews
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Senin, 20 Juli 2026 - 21:58 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/7/2026). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengatakan program subsidi energi yang dijalankan pemerintah telah menjangkau puluhan juta rumah tangga di seluruh Indonesia, mulai dari subsidi LPG, bahan bakar minyak (BBM), hingga listrik. Menurut dia, besarnya cakupan penerima manfaat tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.
"Subsidi LPG, 66 juta rumah tangga menerima subsidi LPG, 66 juta, 400.000 rumah tangga, dua kali Malaysia, 12 kali Singapura, boleh juga ya Pemerintah RI," ujar Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/7/2026).
Baca Juga: Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Dia mengatakan sebanyak 66,4 juta rumah tangga telah menerima subsidi LPG. Ia membandingkan jumlah penerima manfaat tersebut dengan jumlah penduduk di sejumlah negara di kawasan sebagai gambaran luasnya cakupan program subsidi energi yang dijalankan pemerintah.
Prabowo menegaskan keberhasilan penyaluran subsidi energi merupakan hasil kerja bersama yang telah dibangun pemerintah secara berkesinambungan sejak masa awal kemerdekaan. Menurut dia, capaian tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. "Tanpa kita sadari apa yang kita capai dan selalu saya katakan, marilah kita sadar ini prestasi kita bersama dari zaman Bung Karno sampai sekarang," ujarnya.
Baca Juga: Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
Selain LPG, pemerintah juga memberikan subsidi dan kompensasi untuk BBM jenis Solar yang menjangkau sekitar 484 ribu rumah tangga. Sementara itu, kompensasi untuk BBM jenis Pertalite diberikan sekitar Rp89 ribu per bulan kepada hampir 34 juta rumah tangga.
Di sektor ketenagalistrikan, pemerintah menyalurkan subsidi dan kompensasi listrik senilai sekitar Rp130 ribu hingga Rp150 ribu per bulan kepada sekitar 87 juta rumah tangga. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi anggaran subsidi dan kompensasi energi hingga Maret 2026 mencapai Rp118,7 triliun, terdiri atas subsidi Rp52,2 triliun dan kompensasi Rp66,5 triliun.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekomendasi
Infografis

Warga Sydney Dapat Rp8 Juta Seminggu Selama Perpanjangan Lockdown
Terpopuler
1
2
3
4
5





