Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Bisnis BPOM Featured Kesehatan Spesial

    Tingkatkan Inisiatif Bisnis Industri Kesehatan Keberlanjutan, APL Perkuat Kolaborasi dengan BPOM - Viva

    5 min read

     


    APL.

    Selasa, 7 Juli 2026 - 16:06 WIB

    Jakarta, VIVA – Perusahaan Zuellig Pharma, PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL), memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan berbagai inisiatif keberlanjutan sebagai salah satu pelopor dalam industri kesehatan.  Hal tersebut salah satunya dilakukan dengan menyambut kunjungan delegasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ke National Distribution Center (NDC) APL di Cikarang.

    Baca Juga

    Dalam kunjungan tersebut, delegasi BPOM meninjau fasilitas distribusi mutakhir APL yang beroperasi sesuai dengan standar Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). APL juga memaparkan perkembangan implementasi system barcode 2D yang telah dilakukan sesuai dengan ketentuan BPOM.

    “Kami merasa terhormat dapat menyambut BPOM di National Distribution Center kami. Kunjungan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi yang erat antara regulator dan industri dalam membangun ekosistem kesehatan yang terpercaya," ujar Christophe Piganiol, Presiden Direktur APL dikutip dari keterangannya, Selasa 7 Juli 2026.

    Baca Juga

    Delegasi BPOM turut mengunjungi fasilitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) APL sebagai salah satu upaya perusahaan dalam mendukung transisi menuju operasional yang lebih bersih dan efisien dalam penggunaan energi. Kunjungan tersebut juga diisi dengan kegiatan penanaman pohon yang mencerminkan komitmen Bersama BPOM dan APL dalam menjaga kelestarian lingkungan serta membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.

    "Kami terus berkomitmen untuk menjalankan keunggulan operasional sekaligus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam setiap aspek operasional kami. Bagi kami, meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan juga berarti memberikan dampak positif bagi Masyarakat dan lingkungan,” tambahnya.

    Baca Juga

    APL terus mendukung peringkatan akses masyarakat Indonesia terhadap produk-produk kesehatan inovatif melalui kapabilitasinya di bidang distribusi, komersialisasi, serta dukungan uji klinis. Salah satunya adalah Tirzepatide, agonis reseptor ganda yang mengombinasikan GIP (glucose-dependent insulinotropic polypeptide) dan GLP-1 (glucagon-like peptide-1), sebagai terapi inovatif untuk diabetes melitus tipe 2 dan obesitas.

    BPOM berperan penting dalam mempercepat akses pasien terhadap Tirzepatide melalui mekanisme percepatpan registrasi. Melalui proses registrasi yang efisien, BPOM memungkinkan kehadiran terapi baru tersebut di Indonesia dengan tetap menjunjung tinggi standar keamanan, mutu dan integritas klinis.

    Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Taruna Ikrar menegaskan pentingnya kepatuhan dan sinergi dalam penyelenggaraan layanan kesehatan.

    “Regulator dan industry merupakan mantra strategis yang memiliki tujuan Bersama untuk memastikan ketersediaan produk Kesehatan yang aman, berkhasiat, dan bermutu bagi Masyarakat. Kami mengapresiasi komitmen APL dalam menjaga standar tinggi distribusi produk Kesehatan, menghadirkan terapi-terapi inovatif di Indonesia, serta mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam operasional Perusahaan," ungkapnya.

    "Praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan tidak hanya memperkuat ketahanan operasianal perusahaan, tetapi juga mendukung penguatan ekosistem kesehatan Indonesia dalam jangka panjang,” tambahnya.

    Aldi Taher.

    2026 Belum Habis, Aldi Taher Bakal Punya 12 Bisnis! Netizen Sampai Curiga Ada Pencucian Uang

    Nama Aldi Taher kembali menjadi perbincangan publik. Namun kali ini bukan karena aksi nyentrik atau pernyataannya yang kerap viral di media sosial, tapi bisnisnya.

    img_title

    VIVA.co.id

    14 Juli 2026

    Komentar
    Additional JS