Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Angin Puting Beliung Bencana Berita Featured Lintas Peristiwa Medan Spesial

    5 Kecamatan Terdampak Hujan Deras dan Puting Beliung, 13 KK Jadi Korban Termasuk Ketua DPRD Medan - Tr

    5 min read

     

    TRIBUN MEDAN/Dedy Kurniawan A-A+ CUACA EKSTREM - Cuaca ekstrem dan beliung menyebabkan sejumlah pohon tumbang di sejumlah kecamatan di Medan. Data sementara BPBD terdapat 13 KK terdampak, Rabu (19/8/2026). 

    TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Hujan deras disertai angin kencang dan angin puting beliung melanda 5 Kecamatan yang tersebar beberapa titik wilayah Kota Medan, Selasa (18/8/2026) malam. 5 kecamatan itu Medan Johor, Medan Barat Medan Timur, Medan Sunggal, Medan Helvetia. 

    Cuaca ekstrem itu memicu banjir, pohon tumbang dan kerusakan di sejumlah titik hingga menimpa kendaraan warga.

    Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, sedikitnya 13 kepala keluarga terdampak hujan deras, angin puting beliung dan pohon tumbang masih dalam pemantauan petugas.

    "Salah satu kejadian terjadi di Jalan H.M. Said, Lingkungan IV, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur. Pohon tumbang di lokasi tersebut menimpa lima unit mobil," kata Kepala BPBD Medan, Yunita Sari, Rabu (19/8/2026). 

    Kendati demikian, hanya mobil yang rusak, dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

    Selain di Medan Timur, sejumlah kendaraan juga dilaporkan tertimpa pohon di wilayah Medan Barat. Bahkan, tiga mobil milik Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, turut menjadi korban pohon tumbang akibat cuaca ekstrem tersebut.

    Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, mengatakan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Medan masih melakukan monitoring dan pendataan terhadap sejumlah lokasi terdampak.

    "Beberapa titik yang masuk dalam pemantauan di antaranya Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal yang terdampak angin puting beliung.
    Kemudian Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Medan Johor, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur; serta Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia," ungkapnya. 

    Yunita menyebut data tersebut merupakan laporan sementara yang dihimpun hingga Selasa malam. Jumlah keseluruhan titik terdampak masih dalam proses pendataan karena petugas BPBD masih melakukan monitoring di lapangan.

    "Itu data hingga tadi malam yang masih terdata, belum total semua. Nanti lagi ya saya. Ke Pusdalops ya, saya lagi acara sama Pak Wali dan Ibu, izin," kata Yunita.

    BPBD Medan masih melakukan pemantauan terhadap dampak cuaca ekstrem di sejumlah wilayah. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang, mengingat potensi pohon tumbang dan kerusakan bangunan dapat terjadi sewaktu-waktu berulang ke depan.

    Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Medan, Selasa (18/8/2026) malam, menyebabkan pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menimpa dua mobil dinas dan satu mobil pribadi Ketua DPRD Kota Medan, Drs Wong Chun Sen Tarigan. 

    Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Budi Pembangunan III, Kecamatan Medan Barat. Pohon tumbang berada tepat di depan Kantor Lurah Pulo Brayan Kota sekaligus di depan kediaman Ketua DPRD Medan.

    Dua mobil dinas yang tertimpa pohon yakni mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dan Hyundai Palisade, satu mobil lainnya Innova. Informasi yang diperoleh, mobil Ioniq 5 mengalami kerusakan cukup parah. 

    Sementara Hyundai Palisade mengalami kerusakan pada bagian belakang setelah tertimpa batang dan dahan pohon.

    Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan, membenarkan kejadian tersebut.
    Ia mengatakan, dirinya mengetahui kejadian itu setelah mendapat laporan dari petugas keamanan yang berjaga di kediamannya.

    "Saya tadi mendapat laporan dari sekuriti di rumah bahwa mobil dinas yang biasa terparkir di depan rumah rusak akibat tertimpa pohon saat hujan deras turun," ujar Wong kepada Tribun-Medan.com. 

    Wong mengatakan, saat kejadian dirinya sedang melakukan kunjungan kerja ke luar kota sehingga tidak mengetahui langsung kondisi kedua kendaraan tersebut.

    "Kebetulan saya sedang kunjungan kerja ke luar kota, jadi tidak mengetahui kondisi terakhir, hanya mengetahui sesuai yang dikatakan sekuriti," katanya.

    Ia menambahkan, kondisi kendaraan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Sekretariat DPRD Kota Medan untuk ditindaklanjuti, termasuk proses perbaikan.

    Sementara itu, Lurah Pulo Brayan Kota, Rivai Nasution, membenarkan adanya pohon tumbang yang menimpa kendaraan dinas Ketua DPRD Kota Medan.

    "Iya benar bang. Kabarnya pohon tumbang di depan kantor lurah dan menimpa mobil dinas Ketua DPRD Kota Medan. Saya juga sedang memantau situasi di sekitar kelurahan dan anggota sudah saya kerahkan untuk meninjau ke lokasi," ujar Rivai.

    (Dyk/Tribun-Medan.com)

    Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

    Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel

    Berita viral lainnya di Tribun Medan

    Komentar
    Additional JS