Sosial Media
Opsi Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bencana Berita Demo Featured Gempa Bumi Lintas Peristiwa NTT Spesial

    63 Orang Diciduk, Galang Dana untuk Merusuh di Demo Berkedok Donasi untuk NTT - Kompas

    5 min read

     


    JAKARTA, KOMPAS.com- Sebanyak 63 orang ditangkap polisi dari acara musik di Kalimalang, Jakarta Timur pada Rabu (26/8/2026) malam.

    Ratusan barang bukti disita. Termasuk botol-botol kaca yang diduga akan dijadikan bom molotov, sejumlah senjata tajam, hingga minuman keras.

    Sebanyak 63 orang ini ditangkap karena melakukan konsolidasi perencanaan aksi, dan diduga terafiliasi dengan kelompok anarko.

    Mereka masih menjalani pemeriksaan, termasuk terkait penggalangan dana yang dilakukan dengan klaim untuk korban bencana.

    Naik Rantis dan Berhelm, Kapolres Jakpus Pimpin Pasukan Pukul Mundur Massa Demo di DPR

    Baca juga: 63 Orang Ditangkap Polisi Jelang Demo 27 Agustus, Diduga Hendak Buat Kericuhan

    63 orang ditangkap

    Polisi menangkap dan menahan 63 orang yang diduga hendak menyusupi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI untuk melakukan kerusuhan, Rabu (26/8/2026) malam.

    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan para pelaku dibagi menjadi dua klaster.

    “Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 63 orang terdiri dari 10 orang klaster pembiayaan, dan 53 orang klaster pelaksana,” kata Iman dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis.

    Baca juga: Rombongan Warga Pati Tiba di Gedung DPR RI, Tuntut Sahkan UU Perampasan Aset

    Kelompok yang ditangkap ini diduga menggelar konsolidasi untuk memperkuat narasi yang diduga terafiliasi dengan kelompok anarko untuk membuat kerusuhan pada aksi penyampaian pendapat.

    “Secara bertahap dan menunjukkan adanya penguatan narasi, pengumpulan narasi, mobilisasi, dan persiapan sarana,” ujar Iman.

    Kelompok ini berasal dari berbagai daerah, yang saling kenal lewat penjaringan massa di media sosial. Mulai dari Bekasi, Depok, Bogor, hingga Bandung.

    Baca juga: 63 Orang Ditangkap Jelang Demo 27 Agustus, Sempat Galang Dana untuk Beli Bahan Bom Molotov

    Galang dana

    Mereka berkumpul pada sebuah acara musik yang ditujukan untuk penggalangan dana korban bencana alam Nusa Tenggara Timur.

    Pada salah dua spanduk tertulis “Charity Gigs for NTT”.

    Namun, menurut Iman, penggalangan dana ini tidak benar-benar ditujukan untuk donasi korban terdampak gempa di NTT.

    Berdasarkan hasil temuan kepolisian, uang digunakan untuk membeli senjata tajam, minuman intisari, hingga pembuatan bom molotov.

    “Kami juga cukup menarik ketika ditemukan seperti ada penggalangan dana untuk kegiatan sosial. Namun ternyata kegiatannya adalah bukan untuk kegiatan sosial,” kata Iman.

    Baca juga: Sejumlah Orang Diduga Hendak Rusuh di Demo 27 Agustus, Bawa 39 Sajam hingga 48 Botol Miras

    Ratusan barang bukti

    Dalam konferensi pers, polisi memamerkan barang-barang yang disita dari acara musik tersebut.

    Di atas meja, 201 botol-botol kaca dengan kain yang dijadikan penutup disusun rapi bersama 7 jeriken isi resin. Aroma menyengat bensin kian terasa di dalam ruangan membuat hidung sakit.

    Dijejerkan juga 39 senjata tajam jenis celurit dan golok serta 2 air soft gun, lengkap dengan 1 bungkus peluru dalam kemasan dan tabung gasnya.

    Baca juga: Warga Pati Demo di Jakarta, Bawa Dua Tuntutan soal Korupsi

    Terdapat pula 10 plastik dengan cairan hitam di dalamnya. Lembar keterangan barang bukti menyebutkan cairan itu sebagai minuman intisari.

    Sebanyak 48 botol intisari juga disusun rapi dalam kardus di depan meja.

    Dua banner dan satu bendera dibentangkan di lantai.

    Baca juga: Nomor Rangka Mobil Dicek Diam-diam di GBK, Pengelola Sebut Diduga Ulah Debt Collector

    Satu banner berisi ajakan solidaritas untuk bencana alam di Nusa Tenggara Timur, satu banner lainnya berisi informasi kegiatan musik di wilayah Kalimalang.

    “Serikat Jalanan: Distortion & Resistance, Charity for NTT” tertulis pada kedua banner.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Fokus Perang Ekonomi, AS Tak Rencanakan Serangan Baru ke Iran

    Komentar
    Additional JS