ASDP dan Pelni Gratiskan Layanan Pengiriman Bantuan Logistik Korban Gempa NTT - Viva

Jakarta, VIVA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) berkomitmen mengawal penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu dilakukan denga melalui layanan penyeberangan secara gratis guna mempercepat pemulihan pascabencana dan memenuhi kebutuhan dasar.
Baca Juga
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengungkapkan, pelayanan gratis itu dilakukan melalui konektivitas penyeberangan KMP Ile Labalekan untuk mengangkut bantuan logistik dari Pelabuhan Bolok, Kupang, menuju Ende.
"Di tengah upaya penanganan dampak gempa bumi di NTT, ASDP bergerak bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat segera menjangkau masyarakat terdampak," kata Heru dikutip dari keterangannya, Senin, 17 Agustus 2026.
Baca Juga
Kapal dijadwalkan berangkat pada Minggu (16/8) pukul 21.00 WITA, setelah logistik diperkirakan tiba di Pelabuhan Bolok sekitar pukul 19.00 WITA untuk selanjutnya dimuat ke kapal. Heru menuturkan konektivitas antarpulau memiliki peran strategis dalam situasi tanggap darurat, terutama untuk mempercepat mobilisasi bantuan dan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut sekaligus Ketua Tim Posko Bantuan Pelni Untuk NTT Hana Suhardi mengungkapkan, perusahaan menyiapkan akses pengiriman bantuan logistik secara gratis guna mempercepat distribusi kebutuhan dasar melalui jaringan kapal.
Baca Juga
"Fasilitas ini menjadi bentuk kepedulian Pelni untuk membantu mempercepat distribusi kebutuhan dasar bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana," kata ungkapnya.
Bantuan yang dapat dikirim berupa kebutuhan utama masyarakat terdampak seperti makanan, air minum dalam kemasan, tenda, terpal, selimut, perlengkapan tidur, penerangan, obat-obatan dan perlengkapan medis, popok anak dan dewasa, pembalut, susu dan makanan bayi.
"Seluruh bantuan yang dikirim wajib merupakan barang kemanusiaan dan tidak diperuntukkan untuk tujuan komersial," tegasnya.
Ia mengatakan fasilitas pengiriman gratis tersebut merupakan bentuk kontribusi Pelni dalam mendukung penanganan masyarakat terdampak gempa di NTT. "Kami membuka akses pengiriman bantuan secara gratis agar bantuan dapat disalurkan dengan lebih mudah. Kami siap memanfaatkan jaringan pelayaran Pelni untuk membantu mempercepat distribusi logistik kemanusiaan ke wilayah terdampak,” tutur Hana.
Hana menjelaskan pengiriman bantuan akan mengikuti trayek dan jadwal reguler kapal Pelni. Pengiriman awal akan dilakukan menggunakan KM Tidar yang dijadwalkan berangkat dari Surabaya pada Minggu (16/8) pukul 22.00 WIB.
Selanjutnya, bantuan akan diangkut menggunakan kapal Pelni lainnya sesuai dengan rute dan jadwal keberangkatan masing-masing kapal. “Kami mengajak lembaga, komunitas, atau instansi untuk bersama-sama membantu saudara kita di NTT. Semoga fasilitas ini dapat memperlancar penyaluran bantuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak gempa,” tutur Hana.
![]()
Pemerintah Kirim Lagi 25 Ton Bantuan ke Lokasi Bencana Gempa di NTT
Tambahan 25 ton bantuan dari pemerintah tiba di sejumlah daerah terdampak bencana gempa bumi di NTT pada hari ke-2 penanganan bencana, Minggu, 16 Agustus 2026.

VIVA.co.id
17 Agustus 2026