ASDP Tingkatkan Kesiapan Kru Hadapi Kondisi Darurat Melalui Latihan Gabungan - Rakyat Maluku
Beranda News ASDP Tingkatkan Kesiapan Kru Hadapi Kondisi Darurat Melalui Latihan Gabungan

RAKYATMALUKU.FAJAR.CO.ID -- AMBON -- PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ambon, Maluku, meningkatkan kesiapan kru kapal dalam menghadapi kondisi darurat melalui latihan gabungan bersama sejumlah pemangku kepentingan keselamatan pelayaran.
Plt. General Manager ASDP Cabang Ambon Hafiluddin Usman mengatakan latihan tersebut bertujuan meningkatkan koordinasi dan komunikasi antarpersonel sekaligus memastikan setiap kru memahami tugas dan tanggung jawabnya ketika menghadapi keadaan darurat.
“Latihan ini untuk melatih koordinasi, komunikasi dan memahami peran masing-masing dalam setiap keadaan darurat. Harapannya, seluruh personel, khususnya kru kapal, bisa memahami tugas, peran dan tanggung jawab sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan,” kata Hafiluddin di Ambon, Minggu 16 Agustus 2026.
Latihan melibatkan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon, Basarnas, Polairud, Balai Karantina dan Kesehatan, Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), TNI Angkatan Laut, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menjalani empat skenario keadaan darurat, yakni penanganan kebakaran, penanganan orang cedera, meninggalkan kapal atau abandon ship, serta evakuasi.
Menurut Hafiluddin, keterlibatan lintas instansi menjadi bagian penting dalam latihan karena penanganan keadaan darurat di laut membutuhkan koordinasi yang cepat dan terintegrasi.
“Kegiatan ini bisa terselenggara karena melibatkan stakeholder yang sangat mendukung kegiatan kami. Ini merupakan bagian dari kesadaran bahwa keselamatan harus selalu menjadi yang nomor satu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ASDP secara rutin menggelar latihan keadaan darurat secara internal setiap bulan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kru tetap terlatih serta memahami dan mampu menjalankan prosedur keselamatan di kapal.
Sementara itu, latihan gabungan dengan melibatkan unsur eksternal dilaksanakan secara berkala dan dijadwalkan satu kali dalam setahun.
“Dengan latihan ini tentunya kita melatih kru untuk lebih sigap dan memahami tugas serta posisi pada saat terjadi keadaan darurat. Mereka juga harus familiar dan terbiasa menggunakan alat-alat keselamatan yang ada di kapal,” jelasnya.
Selain meningkatkan keterampilan kru, latihan gabungan tersebut juga menjadi sarana untuk menguji efektivitas koordinasi antarinstansi serta memastikan setiap personel memahami prosedur yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat.
ASDP Cabang Ambon berharap pelaksanaan latihan secara rutin dan gabungan dapat semakin memperkuat budaya keselamatan pelayaran.
Dengan demikian, kru kapal bersama seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi apabila terjadi keadaan darurat. (MON)