Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Gibran Rakabuming Raka Ijazah Spesial

    Belum Respons Tantangan Heru Subagia, Denny Indrayana Kembali Naikkan Sayembara Ijazah Gibran Jadi Rp1,15 M… - Fajar

    6 min read

     

    Bonatua, Denny Indrayana, dan Subhan.

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pakar Hukum Tata Negara, Prof. Denny Indrayana, kembali mengumumkan kenaikan nilai hadiah sayembara terkait ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

    Di tengah belum adanya respons Denny terhadap tantangan Pengamat Politik Heru Subagia, nilai sayembara tersebut kini mencapai Rp1.153.050.000.

    Jumlah itu bertambah setelah Denny mengaku mendapat sumbangan Rp100 juta dari Laksma TNI (Purn.) Moeryono Aladin yang mewakili Forum Purnawirawan Prajurit TNI.

    "Alhamdulillah ada tambahan sumbangan Rp100 juta dari Bapak Laksma TNI (Purn.) Moeryono Aladin, mewakili Forum Purnawirawan Prajurit TNI. Sehingga hadiah sayembara untuk menunjukkan ijazah SMA/sederajat Gibran menjadi Rp1.153.050.000," ujar Denny, dikutip fajar.co.id, Kamis (20/8/2026).

    Sumbangan dari Forum Purnawirawan TNI

    Denny menyebut sumbangan tersebut berasal dari Laksma TNI (Purn.) Moeryono Aladin yang mewakili Forum Purnawirawan Prajurit TNI.

    Ia juga membuka peluang bagi pihak lain yang ingin ikut menyumbang dan menambah nilai hadiah sayembara.

    "Bagi yang ingin ikut menyumbang, silakan japri saya. Nama bisa kami rahasiakan, dana tidak perlu ditransfer, cukup komitmen. Kecuali ijazah SMA/sederajat Gibran memang ditunjukkan," tambahnya.

    Pengumuman tersebut disampaikan ketika Denny masih belum memberikan tanggapan atas tantangan Heru Subagia.

    Sebelumnya, Heru menantang Denny untuk membuktikan kebenaran klaim terkait hadiah sayembara tersebut.

    Hingga kini, Denny belum memberikan tanggapan resmi atas tantangan itu. Ia justru kembali menaikkan nilai sayembara melalui sumbangan dari pihak lain.

    Kronologi Sayembara Ijazah Denny Indrayana

    Sayembara tersebut pertama kali digulirkan Denny beberapa waktu lalu. Nilai hadiahnya terus bertambah seiring adanya sumbangan dari sejumlah pihak.

    Denny mengklaim sayembara itu bertujuan menguak kebenaran mengenai ijazah Gibran yang selama ini menjadi polemik di tengah masyarakat.

    Namun, langkah tersebut juga mendapat sorotan dari sejumlah pihak yang menilai sayembara Denny hanya sebagai upaya mencari perhatian di tengah kasus hukum yang tengah dihadapinya.

    Beberapa tokoh, seperti Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) Nusantara Andi Azwan dan kader PSI Dedy Nur Palakka, sebelumnya menilai Denny sedang melakukan "pansos" atau panjat sosial.

    Salah satu hal yang menarik dari pengumuman terbaru Denny adalah mekanisme sumbangan yang tidak mengharuskan pemberi mentransfer dana.

    Menurut Denny, cukup dengan menyatakan komitmen. Dana baru akan dicairkan apabila ijazah SMA/sederajat Gibran benar-benar ditunjukkan.

    "Kecuali ijazah SMA/sederajat Gibran memang ditunjukkan," tegas Denny.

    Heru Subagia Tertantang Ikut Sayembara

    Heru Subagia sebelumnya mengaku tertarik mengikuti sayembara yang berkaitan dengan ijazah SMA Gibran tersebut.

    Ia menegaskan ketertarikannya bukan semata-mata karena nilai hadiah, melainkan ingin memastikan sejumlah hal terkait sayembara tersebut.

    "Saya tertantang sekali untuk ikut serta dalam perlombaan tersebut dan sekali lagi bukan karena nilainya atau juga materinya, tetapi saya hanya mau mengecek," ujar Heru kepada fajar.co.id, Rabu (19/8/2026).

    Heru mengatakan dirinya ingin mengetahui maksud dan tujuan Denny kembali menggelar sayembara dengan nilai hadiah yang fantastis.

    "Saya mau mengecek maksud dan tujuan Denny Indrayana melakukan sayembara hingga sekian kalinya dengan nilai penawaran fantastis Rp1 M sekian juta," ucapnya.

    Heru Ingin Pastikan Hadiah Rp1 Miliar Benar Ada

    Heru juga mempertanyakan keberadaan hadiah yang ditawarkan dalam sayembara tersebut.

    Ia mengaku ingin memastikan secara langsung apakah uang dengan nilai lebih dari Rp1 miliar tersebut benar-benar tersedia.

    "Dan tentunya saya akan mengecek dengan mata kepala saya sendiri apakah betul sayembara dengan nilai Rp1 M lebih itu ada wujud fisiknya, ada duitnya," tukasnya.

    Selain uang tunai, Heru menyinggung informasi mengenai adanya pihak yang disebut siap menghibahkan tanah senilai Rp1 miliar sebagai kontribusi hadiah sayembara.

    "Atau bahkan konon ada yang menghibahkan tanah senilai Rp1 M untuk kontribusi sayembara siapa saja yang bisa menunjukkan ijazah SMA Gibran ke Denny Indrayana," imbuhnya.

    Heru Minta Denny Buktikan Sayembara Bukan Bermotif Politik

    Sebelum mencari dokumen pendidikan Gibran, Heru menyebut ada sejumlah hal yang ingin dipastikannya terlebih dahulu.

    Ia ingin memastikan sayembara tersebut benar-benar merupakan inisiatif pribadi Denny Indrayana dan bukan bagian dari kepentingan politik atau didanai pihak tertentu.

    "Jadi, saya akan pastikan sebelum saya menunjukkan ijazah SMA Gibran kepada Denny Indrayana bahwa yang pertama Denny Indrayana melakukan kegiatan sayembara betul atas inisiatif sendiri, bukan karena alasan politik atau juga sponsor politik," tegasnya.

    Heru juga meminta bukti mengenai hadiah yang disebut berasal dari hibah tanah senilai Rp1 miliar.

    "Yang kedua, betul duitnya ada dan ketika ada orang yang menyatakan kesanggupannya untuk hibah senilai Rp1 M, itu betul ada, baik surat pernyataan hibah dan bentuk fisik, dalam bentuk sertifikat aslinya," jelasnya.

    Siap Datangi Jokowi dan Gibran di Solo

    Jika seluruh persyaratan tersebut dapat dibuktikan, Heru menyatakan siap mengambil langkah berikutnya.

    Ia bahkan berencana mendatangi Solo untuk meminta dokumen pendidikan Gibran secara langsung.

    "Manakala memang kedua alasan itu betul ada, saya akan ke Solo dan meminta secara langsung kepada Pak Jokowi ataupun Gibran untuk menyampaikan keinginan saya untuk meminta ijazah SMA atau sederajat," terangnya.

    Heru menyebut informasi yang nantinya diperoleh dari Jokowi maupun Gibran akan disampaikannya kepada Denny Indrayana.

    "Pastinya saya ingin menyampaikan apa yang dapat ke Solo, baik dari informasi Pak Jokowi ataupun Gibran," tutur Heru.

    "Akan saya sampaikan ke Denny Indrayana, intinya saya juga menantang kepada Denny Indrayana kali ini, tolong siapkan duitnya," tambahnya.

    Jika seluruh syarat yang diajukan telah dipenuhi, Heru mengaku siap datang langsung menemui Denny Indrayana.

    Ia bahkan meminta Denny memberikan alamat serta waktu yang jelas agar dirinya dapat mendatangi kantor atau kediaman Denny.

    "Dan yang terakhir tolong kasih alamat, jam yang bisa saya kunjungi, yang pasti hari dan tanggalnya, saya akan langsung menuju tempat kantor ataupun kediaman Denny Indrayana," kuncinya.

    (Muhsin/fajar)

    Komentar
    Additional JS