BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana di NTT - Kompas
KOMPAS.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyalurkan dukungan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Salah satu dukungan tersebut dipusatkan Posko BNI Berbagi BUMN Peduli NTT di Lapangan Berdikari, Danga, Mbay, Kabupaten Nagekeo. Posko ini menyediakan layanan kesehatan, fasilitas trauma healing, tenda pengungsian, air bersih, serta dukungan logistik bagi masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, upaya itu merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk merespons kebutuhan masyarakat secara bertahap sesuai dengan perkembangan kondisi pascabencana.
“Melalui layanan kesehatan, trauma healing, serta dukungan kebutuhan dasar lain, kami berharap, masyarakat terdampak dapat memperoleh dukungan yang dibutuhkan selama masa tanggap darurat hingga pemulihan,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (20/8/2026).
Okki menjelaskan, fasilitas trauma healing dihadirkan untuk mendukung pemulihan psikososial, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Fasilitas itu diharapkan dapat menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat untuk memperoleh pendampingan serta membantu memulihkan kondisi emosional setelah menghadapi bencana.
Selain pendampingan psikososial, BNI juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan, air bersih, serta stok kebutuhan pokok untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.
Untuk menunjang pelayanan dan penanganan di lapangan, BNI juga menyediakan tenda di sejumlah wilayah, antara lain Maumere, Kewapante, Ritapiret, Cibal, Ruteng, Borong, dan Mbay. Penempatan tenda ini disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing lokasi.
Fasilitas tersebut digunakan untuk mendukung aktivitas layanan kesehatan dan pelayanan masyarakat serta menyediakan ruang perlindungan sementara bagi warga.
Sebelumnya, melalui program BNI Berbagi, bantuan kebutuhan dasar telah disalurkan ke Ende, Borong, Labuan Bajo, Maumere, dan Ruteng.
Bantuan diberikan secara bertahap untuk membantu masyarakat dan pengungsi memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa tanggap darurat serta mendukung pemulihan.
Okki menambahkan, BNI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan dukungan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Evaluasi juga dilakukan secara berkala untuk menentukan bentuk bantuan lanjutan sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.
“BNI bersama badan usaha milik negara (BUMN) lain akan terus hadir dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait untuk memastikan dukungan dapat diberikan secara tepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak,” kata Okki.
Sebagai bagian dari ekosistem BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, BNI juga menjalankan peran sosial dalam mendukung masyarakat menghadapi kondisi darurat hingga pemulihan pascabencana.
Komitmen tersebut sejalan dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara dalam perjalanan 80 tahun BNI untuk terus “Melayani Sepenuh Hati” serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara.
