Tambahan 25 Ton Bantuan Gempa NTT Tiba pada Hari Kedua Penanganan Bencana - Metrotv
Jakarta: Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan tambahan 25 ton bantuan logistik dari pemerintah kembali tiba di sejumlah wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tiba pada hari kedua penanganan bencana, Minggu, 16 Agustus 2026.
"Di hari kedua, bantuan logistik terus didatangkan untuk saudara-saudara kita di NTT. Pemerintah terus bergerak memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi dan bantuan tiba hingga ke lokasi," kata Teddy saat dihubungi di Jakarta, dilansir Antara, Senin dini hari, 17 Agustus 2026.
Kedatangan logistik tersebut menambah total bantuan yang telah disalurkan pemerintah menjadi 52 ton sejak hari pertama penanganan bencana pascamusibah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Bantuan logistik terdiri atas makanan siap saji, air minum, sembako, obat-obatan, alat kesehatan, tenda, air bersih, serta berbagai kebutuhan pengungsi lainnya.
Teddy menjelaskan, bantuan tambahan sebanyak 25 ton yang diterbangkan dari Jakarta menggunakan dua pesawat Hercules C-130J TNI AU tersebut langsung didistribusikan ke daerah-daerah terdampak melalui jalur darat, pesawat, dan helikopter. Wilayah jangkauan distribusi meliputi Labuan Bajo, Maumere, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Sikka, Ende, hingga Nagekeo.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengecek langsung pengiriman bantuan untuk korban gempa bumi di NTT. Foto: Dok. Sekretariat Kabinet.
Adapun rincian logistik yang tiba pada hari kedua meliputi lima ton makanan siap saji, empat ton air minum, 16 ton sembako, serta keterlibatan tim relawan dan tenaga kesehatan yang membawa perlengkapan medis dan tenda darurat.
Selain bantuan fisik, jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih turut diterjunkan langsung ke lokasi bencana sejak hari pertama. Pejabat yang hadir memimpin penanganan di lapangan di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Manggarai Timur, Menko PMK Pratikno di Ruteng (Manggarai), Menteri PU Dody Hanggodo di Ende, Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus di Sikka, Wamensos Agus Jabo Priyono di Manggarai, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii, serta Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri di Reo.
Secara terpisah, Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa para menteri dan wakil menteri yang berada di lokasi bencana dijadwalkan mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bersama para pengungsi di NTT pada Senin pagi, 17 Agustus 2026.