Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Brigjen Hengky Featured Hercules Spesial

    Brigjen Hengky Jabat Kapolda Papua Barat Daya, Dulu Pernah Tangkap Hercules - Liputan6

    2 min read

     

    Brigjen Hengki Haryadi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

    Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi terhadap 424 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) di lingkungan Polri, termasuk sejumlah jabatan Kapolda dan Wakapolda.

    Mutasi tersebut tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026, yakni ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026.

    Kapolda Sulawesi Utara kini dijabat Irjen Yudo Hermanto, yang sebelumnya menjabat Karopaminal Divpropam Polri.

    Selanjutnya, Brigjen Pol Hengki Haryadi mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Papua Barat Daya. Jabatan Wakapolda Riau yang ditinggalkan Hengki akan diisi Brigjen Pol Simson Zet Ringu, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Gorontalo.

    Nama Hengki belakangan menjadi perbincangan publik karena beberapa kali berhadapan dengan Rosario de Marshall alias Hercules dalam sejumlah kasus kriminal.

    Saat menjabat Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat pada 2013, Hengki menangkap Hercules dalam kasus pemerasan dan kekerasan terhadap warga Kebon Jeruk.

    Lima tahun kemudian, Hengki kembali berurusan dengan Hercules saat menjabat Kapolres Metro Jakarta Barat. Hengki kembali menangkap Hercules dan anak buahnya karena diduga menebar teror, intimidasi, dan ketakutan terhadap warga Kalideres.

    Mutasi berikutnya adalah Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru, yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat Daya. Ia mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

    Kapolri kemudian mempercayakan Kombes Pol Dedy Suhartono sebagai Wakapolda Gorontalo. Dedy sebelumnya bertugas di Korlantas Polri.

    Selanjutnya, Brigjen Pol D.I. Susetio Cahyadi dipercaya sebagai Wakapolda Maluku Utara menggantikan Brigjen Pol Stephen Maleachi Napiun, yang kini mendapat penugasan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

    Dari keseluruhan personel yang dimutasi, sebanyak 344 personel mendapat promosi atau penempatan jabatan baru.

    Selain itu, terdapat personel yang telah menyelesaikan pendidikan, berangkat mengikuti pendidikan, hingga memasuki masa pensiun.

    Komentar
    Additional JS