Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    MENGHUBUNGKAN TRANSMISI...
    Home Berita Featured HPV Kanker Serviks Kesehatan Spesial Vaksin HPV

    Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, 90 Persen Anak Dibidik Dapat Vaksin HPV -detik

    12 min read

     


    Jakarta - Tenaga kesehatan Puskesmas Cilincing memberikan vaksin HPV kepada siswa SDN 03 Cilincing, Jakarta Utara, dalam program BIAS.

    Sejumlah tenaga kesehatan dari Puskesmas Cilincing memberikan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) kepada siswa-siswi di SDN 03 Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/8/2026). Pemberian vaksin tersebut merupakan bagian dari Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang rutin digelar setiap Agustus.

    1 / 7

    Sejumlah tenaga kesehatan dari Puskesmas Cilincing memberikan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) kepada siswa-siswi di SDN 03 Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/8/2026).

    Sejumlah tenaga kesehatan dari Puskesmas Cilincing memberikan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) kepada siswa-siswi di SDN 03 Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/8/2026). Pemberian vaksin tersebut merupakan bagian dari Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang rutin digelar setiap Agustus.

    2 / 7

    Pemberian vaksin tersebut merupakan bagian dari Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang rutin digelar setiap Agustus. Pelaksanaan vaksinasi melalui sekolah diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan kesehatan dan memastikan anak-anak memperoleh perlindungan sejak dini. Program ini juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran mengenai pentingnya pencegahan kanker sejak usia sekolah.

    Sejumlah tenaga kesehatan dari Puskesmas Cilincing memberikan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) kepada siswa-siswi di SDN 03 Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/8/2026). Pemberian vaksin tersebut merupakan bagian dari Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang rutin digelar setiap Agustus.

    3 / 7

    Vaksin HPV menjadi salah satu langkah pencegahan kanker leher rahim atau kanker serviks yang sebagian besar kasusnya berkaitan dengan infeksi HPV berisiko tinggi. Imunisasi diberikan sejak usia sekolah karena vaksin bekerja paling optimal sebelum seseorang terpapar virus HPV.

    Sejumlah tenaga kesehatan dari Puskesmas Cilincing memberikan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) kepada siswa-siswi di SDN 03 Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/8/2026). Pemberian vaksin tersebut merupakan bagian dari Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang rutin digelar setiap Agustus.

    4 / 7

    Dalam program nasional, sasaran utama imunisasi HPV adalah anak perempuan kelas 5 SD atau sederajat yang umumnya berusia sekitar 11 tahun. Selain itu, imunisasi juga diberikan kepada anak perempuan kelas 6 dan kelas 9 sebagai bagian dari skema kejar bagi mereka yang belum mendapatkan vaksinasi sebelumnya.

    Sejumlah tenaga kesehatan dari Puskesmas Cilincing memberikan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) kepada siswa-siswi di SDN 03 Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/8/2026). Pemberian vaksin tersebut merupakan bagian dari Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang rutin digelar setiap Agustus.

    5 / 7

    Sejak 2025, pemerintah mengubah pemberian imunisasi HPV dalam program nasional dari sebelumnya dua dosis menjadi satu dosis untuk sasaran anak sekolah, mengikuti rekomendasi terbaru terkait imunisasi HPV.

    Sejumlah tenaga kesehatan dari Puskesmas Cilincing memberikan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) kepada siswa-siswi di SDN 03 Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/8/2026). Pemberian vaksin tersebut merupakan bagian dari Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang rutin digelar setiap Agustus.

    6 / 7

    Pemerintah menargetkan 90 persen anak di Indonesia mendapatkan perlindungan vaksin HPV sebelum berusia 15 tahun pada 2030. Target tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat eliminasi kanker leher rahim sekaligus meningkatkan perlindungan kesehatan generasi muda.

    Sejumlah tenaga kesehatan dari Puskesmas Cilincing memberikan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) kepada siswa-siswi di SDN 03 Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/8/2026). Pemberian vaksin tersebut merupakan bagian dari Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang rutin digelar setiap Agustus.

    7 / 7

    Vaksin HPV bukan sekadar perlindungan untuk hari ini, tetapi investasi kesehatan jangka panjang. Dengan imunisasi yang diberikan sejak dini, pemerintah berharap risiko kanker serviks di masa mendatang dapat ditekan dan semakin banyak perempuan Indonesia terlindungi dari penyakit yang sebenarnya dapat dicegah tersebut.

    Komentar
    Additional JS