Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Demo Featured Spesial

    Demo Protes Penempatan Militer di Papua Ricuh, 7 Polisi Terluka - Kompas

    3 min read

     


    JAYAPURA, KOMPAS.com — Aksi demonstrasi pemuda dan mahasiswa yang memprotes penempatan militer di Papua berujung ricuh di Perumnas Tiga dan Expo Waena, Jayapura, Sabtu (15/8/2026) siang.

    Aksi tersebut digelar secara serentak di sejumlah titik, yakni Abepura, Expo Waena, dan Perumnas Tiga.

    Kericuhan terjadi saat massa berupaya melakukan longmarch menuju Abepura, tetapi dihadang aparat kepolisian.

    Massa kemudian melempar aparat dengan batu. Polisi merespons dengan menembakkan gas air mata dan menggunakan meriam air untuk membubarkan massa.

    Peserta Protes Tak Dapat Medali di Acara "Fun Walk and Run" Tangsel

    Baca juga: Polda Papua Tengah Pastikan Usut Pembakaran Belasan Kantor Pemerintah di Puncak

    Akibat kericuhan tersebut, tujuh personel polisi mengalami luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura.

    "Dalam insiden tersebut terdapat 7 personel kepolisian yang mengalami luka dan cedera saat menjalankan tugas pengamanan. Ketujuh personel sudah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, dan sedang dalam rawat inap,” kata Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen, Sabtu petang.

    "Para personel mengalami luka dan memar akibat benturan dan lemparan batu serta terinjak saat berupaya mengendalikan situasi di tengah kerumunan massa," sambungnya.

    Polisi Kerahkan 1.560 Personel

    Fredrickus mengatakan, situasi kemudian berhasil dikendalikan. Massa diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi di lokasi sebelum akhirnya membubarkan diri.

    "Kita berharap masyarakat tidak terprovokasi. Situasi sudah berangsur baik, silakan beraktivitas seperti biasa. Masalah keamanan adalah tanggung jawab bersama, mari kita sama-sama berkontribusi menjaga keamanan Kota Jayapura,” ujarnya.

    Baca juga: UU TNI Digugat Lagi ke MK, Soroti Penempatan Militer di Jabatan Sipil

    Dalam pengamanan aksi tersebut, Polresta Jayapura Kota mengerahkan sekitar 1.560 personel gabungan di sejumlah titik yang menjadi lokasi konsentrasi massa.

    "Polresta Jayapura Kota mengerahkan sekitar 1.560 personel gabungan untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik yang menjadi lokasi konsentrasi massa. Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan terukur, sekaligus memastikan situasi keamanan tetap terkendali," pungkasnya.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Demo di Kodam Jaya, Warga Kwini 8 Ditahan di Depan Halte Cawang

    Komentar
    Additional JS