Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bencana Berita BNPB Featured Gempa Bumi Lintas Peristiwa NTT Spesial

    Gempa NTT, BNPB Catat 1.182 Korban Luka dan 70 Meninggal Dunia - Bisnis com

    2 min read

     

    Gempa NTT/ bkmg

    Bisnis.com, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sudah tidak terdapat laporan warga yang berstatus hilang atau belum ditemukan dalam bencana gempa bumi magnitudo 7,7 di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

    Dalam konferensi pers pada Selasa (18/8/2026), Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Laksamana TNI Bramantyo menyampaikan bahwa Basarnas masih melakukan operasi penyisiran di wilayah-wilayah yang terdampak.

    “Sampai dengan hari ini, kegiatan yang telah kami lakukan adalah melaksanakan penyisiran di wilayah-wilayah yang terdampak. Berdasarkan data dari para korban, tidak ada lagi saudara, tetangga, atau rekan yang berada dalam pencarian,” jelas Bramantyo.

    Berikutnya, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengemukakan bahwa berdasarkan pemutakhiran data dari Kementerian Kesehatan, terdapat 70 korban jiwa, 1.182 korban luka-luka, dan 40.040 warga yang mengungsi.

    Keseluruhan korban jiwa, luka-luka, dan pengungsi tersebar di tujuh wilayah, di antaranya Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Ende, Sikka, dan Nagekeo.

    Berton menyampaikan bahwa rincian korban meninggal dunia di antara lain 2 orang di Ngada, 25 orang di Manggarai Timur, 27 orang di Manggarai, 2 orang di Manggarai Barat, 6 orang di Nagekeo, 2 orang di Ende, dan 4 orang di Sikka.

    Kemudian, terdapat 1.920 pengungsi di Ngada, 15.465 pengungsi di Manggarai Timur, 6.487 pengungsi di Manggarai, 600 pengungsi di Manggarai, 6.221 pengungsi di Nagekeo, 3.666 pengungsi di Ende, dan 5.681 pengungsi di Sikka.

    Selain itu, Berton juga menyampaikan bahwa hingga hari Selasa, terdapat 2.119 gempa susulan dengan 70 gempa yang dirasakan di wilayah NTT. Adapun magnitudo gempa terbesar terekap sebesar 6,2, sedangkan gempa terkecil sebesar 1,3. 

    “Per hari ini, tanggal 18 Agustus 2026, kondisi gempa terkini adalah jumlah gempa susulan sebanyak 2.119 kali, magnitudo yang terbesar adalah 6,2 dan yang terkecil adalah 1,3. Sedangkan gempa susulan yang dirasakan adalah 70,” jelas Berton.

    Terakhir, Berton menjelaskan bahwa aktivitas gempa di NTT masih belum terlihat jelas dan baru akan mulai stabil dalam kisaran waktu 2-3 minggu ke depan. Dia juga meminta masyarakat untuk menghindari bangunan retak dan rusak karena kemungkinan gempa susulan.

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

    Komentar
    Additional JS