Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bencana Berita Featured Gempa Bumi Lintas Peristiwa NTT Spesial

    Gubernur NTT Minta Percepat Penanganan Jalur Utara Flores yang Rusak akibat Gempa - Kompas

    4 min read

     

    SIKKA, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melkiades Laka Lena meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan jalur utara Pulau Flores yang menghubungkan wilayah Nagekeo, Ende, Sikka.

    Jalur itu rusak akibat gempa M 7,7 yang mengguncang wilayah itu pada Sabtu (15/8/2026).

    Melkiades mengaku sempat meninjau kondisi sejumlah ruas jalan tersebut saat melakukan perjalanan dari Nagekeo menuju Maumere.

    "Saya mau pastikan lagi memang setelah gempa ini utara itu nampaknya masih butuh juga untuk kita intervensi segera," kata Melkiades di Maumere, Minggu (23/8/2026) malam.

    Detik-detik Penyintas Gempa Peluk Gubernur NTT, Minta Bantuan Dipercepat

    Baca juga: 100 Orang Meninggal, 1.603 Luka, dan 180.327 Orang Mengungsi Akibat Gempa NTT

    Melkiades menilai, di tengah situasi bencana, akses jalan yang aman sangat dibutuhkan untuk mobilisasi bantuan dan pelayanan kepada masyarakat.

    Akses darat juga memungkinkan bantuan dikirim lebih cepat, tanpa bergantung pada transportasi udara.

    Namun, sejumlah ruas jalan di bagian utara Flores mengalami kerusakan dan terancam putus.

    Baca juga: Korban Meninggal Gempa NTT di Manggarai Bertambah Jadi 39 Orang

    Melkiades meminta kondisi tersebut segera ditangani sebelum kerusakan semakin parah.

    Selain itu, tim teknis Kementerian PU diharapkan mempercepat asesmen terhadap fasilitas publik, terutama gedung pemerintahan, fasilitas kesehatan dan sekolah.

    Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian apakah bangunan yang terdampak gempa masih aman digunakan.

    Baca juga: Menko PMK Dorong Pemda Bentuk Satgas Penanganan Gempa di NTT

    Karena itu, asesmen harus dilakukan secara cepat agar aktivitas pelayanan pemerintahan, kesehatan dan pendidikan dapat segera berjalan normal.

    "Orang mau kepingin masuk kantor dan sekolah, tapi masih dalam kondisi tersebut," katanya.

    Ia mengusulkan agar asesmen bangunan diprioritaskan pada tiga kelompok utama, yakni kantor pemerintahan, fasilitas kesehatan dan sekolah.

    Baca juga: Mendagri Dorong Pemda Percepat Pendataan Rumah Ibadah dan Sekolah Rusak Akibat Gempa NTT

    Setelah itu, pemeriksaan dapat dilanjutkan terhadap rumah ibadah seperti gereja dan masjid.

    Melkiades juga mendorong adanya mekanisme pemeriksaan cepat untuk mempercepat asesmen rumah warga.

    Keterbatasan tenaga ahli, menurut dia, dapat diatasi dengan melibatkan mahasiswa atau tenaga terlatih melalui pelatihan singkat sehingga pemeriksaan bangunan dapat dilakukan dalam jumlah lebih besar dan waktu yang lebih cepat.

    "Semua orang sudah pasti mau kepingin balik lagi hidup normal. Nah, ini mesti kita cek segera rumah-rumah penduduk," ujarnya.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Jembatan Penghubung di Flores Rusak Berat karena Gempa

    Komentar
    Additional JS