Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Papua Tengah Paskibraka Spesial

    Haru Paskibraka asal Papua Tengah di Istana: Ditemani Gibran "Video Call" Orangtua - Kompas

    4 min read

     


    JAKARTA, KOMPAS.com - Perasaan haru meliputi seorang anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Papua Tengah, Gladys Manuella Aibekob, usai menjalani pengukuhan di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).

    Sebab, ia mendapat kesempatan melakukan video call dengan orangtuanya di Papua bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

    Pantauan Kompas.com, Gladys terlihat berbicara melalui sambungan telepon video yang diarahkan ke wajahnya.

    Di sampingnya, ada Gibran yang juga terlihat menyapa orangtua Gladys.

    Pendaftar Peserta Upacara HUT RI di Istana Membeludak

    Baca juga: Wapres Gibran Kukuhkan 76 Paskibraka HUT Ke-81 RI di Istana Negara

    Eks Wali Kota Solo ini juga terlihat melambaikan tangan ke arah kamera.

    Sementara Gladys, tidak kuasa menahan air matanya sesaat setelah kembali ke barisan untuk sesi foto bersama Gibran dan sejumlah pejabat.

    Gladys bercerita, mulanya ia dipanggil oleh Direktur Penyelenggaraan Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Fuad Lutfi untuk menanyakan nomor orangtuanya di Papua.

    Ia lalu memberikan nomor tersebut kepada Fuad.

    Setelahnya dapat ditebak, meski ia mengaku peristiwa itu tidak pernah terlintas dibenaknya.

    "Di situ pikiran saya belum sampai di sini. Sampai tiba-tiba pas kita sudah sesi foto, langsung saya dipanggil, Gladys, Papua Tengah. Tiba-tiba saya ke sana, oh orangtua saya di telepon," ucap Gladys, usai pengukuhan, Jumat.

    Baca juga: Ketua DPD RI Puji Prabowo-Gibran: Kompak dan Saling Melengkapi

    "Sangat senang, saya sangat senang sekali," imbuh dia.

    Di momen itu pula, Gibran juga bertanya beberapa hal kepada Gladys.

    Ia bertanya apakah Gladys sudah rindu orangtua, mengingat ia menjalani masa pelatihan sekitar sebulan di Jakarta untuk menjadi anggota Paskibraka.

    Gladys mengaku rindu hingga Gibran memberinya semangat.

    "Pastinya kangen, tapi dikuatkan lagi (sama Pak Wapres), pasti sedikit lagi sudah selesai. Jadi harus tetap semangat," tutur dia.

    Gladys menuturkan, orangtuanya di Papua pun tidak menyangka dapat melakukan panggilan video call dengan anaknya di Istana Negara, bersama Gibran.

    "Orangtua sangat senang karena tidak menyangka bisa video call langsung dari sini ke Papua," ujar Gladys.

    Sebelumnya diberitakan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengukuhkan sebanyak 76 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).

    Baca juga: Naik Maung Khas Prabowo, Gibran Susul Ayahnya, Jokowi ke Gedung DPR

    Acara pengukuhan dimulai dengan kumandang lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan penghormatan umum yang dipimpin oleh perwakilan Paskibraka dari Kalimantan Timur, Julita Rista Lestari selaku pemimpin upacara diiringi lagu Mengheningkan Cipta.

    Setelahnya, anggota Paskibraka mengucapkan ikrar Putra Indonesia dengan lantang.

    Ikrar ini dipimpin oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi.

    Kemudian, proses pengukuhan dimulai oleh Gibran.

    Ia terlihat menyematkan lencana kepada Julita selaku perwakilan peserta Paskibraka.

    Acara ini turut dihadiri Menteri Polkam Djamari Chaniago, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, hingga Mendikti Brian Yuliarto.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Tangis Siswi Ende, Terancam Gagal ke Jambore Nasional karena Biaya

    Komentar
    Additional JS