Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    MENGHUBUNGKAN TRANSMISI...
    Home Berita Featured Jakarta Solo Spesial

    Heboh Pagar Besi Kepung Mal Mewah dari Jakarta hingga Solo, Pemilik: Murni Soal Keamanan Pengunjung Tribunnews

    5 min read

     

    Instagram @sukoharjo.news A-A+ PAGAR DI MALL - Dari Jakarta, Surabaya, Bogor, hingga kini merembet ke Solo dan Yogyakarta, sejumlah pusat perbelanjaan megah tampak kompak memasang pagar besi tinggi. 
    Ringkasan Berita:
    • Dari Jakarta, Surabaya, Bogor, hingga kini merembet ke Solo dan Yogyakarta, sejumlah pusat perbelanjaan megah tampak kompak memasang pagar besi tinggi
    • Foto-foto pengerjaan pagar hijau yang menjulang di Pakuwon Mall Solo Baru hingga pusat perbelanjaan di Yogyakarta mendadak viral
    • Direktur Marketing Pakuwon Group sekaligus Direktur PT Pakuwon Jati Tbk, menepis tegas rumor yang mengaitkan pemagaran dengan isu demonstrasi atau kondisi ekonomi yang tidak stabil

    TRIBUNSTYLE.COM - Pemandangan tak biasa mendadak menyedot perhatian publik di berbagai kota besar Indonesia. Mulai dari Jakarta, Surabaya, Bogor, hingga kini merembet ke Solo dan Yogyakarta, sejumlah pusat perbelanjaan megah tampak kompak memasang pagar besi tinggi di sekeliling kawasannya.

    Di media sosial, foto-foto pengerjaan pagar hijau yang menjulang di Pakuwon Mall Solo Baru hingga pusat perbelanjaan di Yogyakarta mendadak viral. Langkah serupa juga terlihat di beberapa mal populer seperti Kota Kasablanka (Kokas) Jakarta, Tunjungan Plaza, Royal Plaza, hingga Pakuwon City Mall Surabaya.

    Sontak, fenomena pagar rapat ini memicu beragam spekulasi liar di tengah masyarakat. Banyak netizen mengaitkannya dengan potensi hembusan angin unjuk rasa besar-besaran maupun ancaman kerusuhan. Bahkan, Polda Metro Jaya sampai menerjunkan tim intelijen untuk memantau situasi dan menganalisis potensi yang ada.

    Lantas, apakah benar ada ancaman keamanan yang mengintai?

    Polisi Tegaskan Situasi Ibu Kota Aman

    Menanggapi gejolak isu yang beredar luas di ruang digital, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memastikan bahwa kondisi keamanan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya berada dalam kendali penuh.

    Ia menegaskan bahwa kepolisian terus bersinergi dengan Kodam Jaya untuk menjaga kondusivitas, serta aktif memantau pergerakan narasi ajakan aksi di media sosial melalui Dirres Siber dan Dirreskrimum. Hingga saat ini, belum ada surat pemberitahuan resmi terkait aksi unjuk rasa berskala besar.

    "Perlu kami sampaikan bahwa situasi sampai saat ini masih bisa dapat dikendalikan. Ini berkat kerja sama Polda Metro Jaya dengan Kodam Jaya. Menciptakan rasa aman itu bukan menjadi tanggung jawab satu institusi saja," ujar Budi usai konferensi pers hasil Operasi Berantas Jaya 2026 di Polda Metro Jaya, Jumat (31/7/2026).

    "Polda Metro Jaya melalui direktur-direktur operasional tetap melakukan pemantauan secara dunia maya. Melalui Dirres Siber dan Dirreskrimum, kami terus memantau flyer maupun ajakan aksi yang beredar di masyarakat," lanjutnya.

    Baca juga: Aksi Nekat Maling di Banyumas, Pria Naik Motor Gondol Pintu Pagar Besi, Raib Dalam Hitungan Detik

    Istana Minta Publik Tak Terpancing Fearmongering

    Suara penenang juga datang dari Istana Kepresidenan RI. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terhasut oleh isu-isu penebar ketakutan (fearmongering) yang sengaja dibesar-besarkan di media sosial.

    Hasan mengajak semua pihak untuk bersikap optimis dan melihat fakta riil di lapangan, di mana iklim ekonomi dan pemerintahan justru sedang berjalan sangat positif.

    “Kita doakan bangsa kita aman. Jadi kita jangan memperbesar berita-berita yang tidak baik. Berita-berita yang menebar ketakutan tuh sebaiknya dikralifikasi juga,” kata Hasan usai mendampingi Presiden Prabowo bertemu pengusaha KADIN di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

    “Teman-teman wartawan kan bisa cek sendiri. Bisa bikin cek fakta benar enggak fearmongering yang sedang beredar itu, ketakutan-ketakutan yang sedang beredar itu betul-betul nyata apa tidak. Kan teman-teman bisa cek di lapangan,” katanya.

    “Jadi yang fearmongering-fearmongering itu teman-teman cek di lapangan, ya. Saya rasa nanti teman-teman bisa menemukan itu benar enggak sih,” imbuhnya.

    “Saya rasa kita harus optimis, ya. Eh keadaan negara kita baik. Sekarang pemerintah juga sudah jalannya sangat cepat, barusan juga diskusi dengan 100-an lebih pengurus Kadin dan komunikasi dua arah, tanya jawab dengan Presiden tadi masukan-masukan mereka sangat konstruktif diterima dengan baik oleh Presiden. Dan enggak ada alasan buat kita enggak maju kan?” pungkasnya.

    Baca juga: Kepala Siswi di Palu Terjepit Pagar Besi, Penyelamatan Dramatis: Awalnya Tegang, Endingnya Tertawa

    Pengelola Mal Buka Suara: Murni Soal Keamanan Pengunjung

    Komentar
    Additional JS