Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bencana Berita Featured Gempa Bumi Kementerian PU Lintas Peristiwa NTT Spesial

    Kementerian PU Siapkan Rp 810 Miliar Perbaiki Jalan Rusak akibat Gempa Flores - Kompas

    3 min read

     


    SIKKA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum menyediakan anggaran Rp 810 miliar untuk memperbaiki jalan rusak akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026).

    Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo saat rapat koordinasi di Pos Komando Tanggap Darurat Gempa Kabupaten Sikka, Minggu (23/8/2026) malam.

    Hadir dalam rapat tersebut Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago.

    Baca juga: Penyintas Gempa di Nagekeo Terancam Kelaparan, Stok Makanan Menipis

    "Untuk rehabilitasi dan rekonstruksi jalan, Kementerian PU mengalokasikan sekitar Rp 810 miliar untuk penanganan sepanjang 155 kilometer," ujar Dody.

    Dana Rp 44 Miliar Tangani Gempa NTT, Purbaya Sebut Penanganan Mirip di Aceh

    Lebih lanjut, Dody menyampaikan bahwa pemerintah juga menyediakan dana tanggap darurat sekitar Rp 100 miliar untuk penanganan awal bencana.

    Ia menegaskan, penanganan akan dilakukan berdasarkan hasil asesmen di lapangan sehingga infrastruktur yang paling mendesak dapat segera diprioritaskan.

    "Kalau ada tambahan lagi nanti kita bisa bicara. Kita juga ini kan daerah bencana," kata Dody.

    Baca juga: Gempa M 4,3 Guncang Luwu Timur Dipicu Aktivitas Sesar Matano, Terasa di Sejumlah Wilayah

    Menurut Dody, pemerintah pusat juga akan membantu proses asesmen kerusakan.

    Setelah kondisi dan kebutuhan terpetakan, pelaksanaan pekerjaan dapat dibagi sesuai kewenangan dan kapasitas masing-masing pihak.

    Ia meminta pemerintah daerah segera menetapkan infrastruktur yang menjadi prioritas agar penanganan dapat dilakukan secara terarah dan tidak berlarut-larut.

    "Pak Bupati mana yang prioritaskan, jadi kita fokusnya di situ dulu," ujarnya.

    Dia juga meminta pemerintah daerah dan tim teknis tidak hanya melakukan langkah darurat, tetapi sekaligus menyiapkan desain penanganan permanen.

    Khusus wilayah pesisir, penanganan harus dilakukan secara menyeluruh karena tidak hanya berkaitan dengan jalan, tetapi juga kebutuhan perlindungan pantai.

    Di tengah proses asesmen bangunan, pemerintah juga mulai menyiapkan solusi bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat dan belum memungkinkan untuk ditempati, termasuk kemungkinan pembangunan hunian sementara (huntara).

    Dody menegaskan seluruh langkah penanganan harus diarahkan agar masyarakat terdampak dapat secepatnya kembali menjalani kehidupan normal.

    Menurutnya, percepatan penanganan bencana merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.

    "Beliau inginnya warga negara yang terdampak bencana, hari ini terdampak, satu detik kemudian di depannya itu bisa tersenyum," katanya.

    Karena itu, ia meminta seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat dan produktif, namun tetap efektif dan efisien dalam penggunaan anggaran negara.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    China Pantau Gempa NTT: Warganya Terluka, Beijing Siap Kirim Bantuan

    Komentar
    Additional JS