Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    MENGHUBUNGKAN TRANSMISI...
    Home Badan Gizi Nasional Berita Featured Kasus Keuangan Makan Bergizi Gratis Spesial SPPG

    Kepala BGN Temukan Anomali Rekening SPPG MBG, Ada Saldo Terkirim ke Dapur yang Belum Beroperasi - Kompas TV

    4 min read

     

    Close Ads x

    Kompas.tv - 31 Juli 2026, 16:18 WIB

    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap kejanggalan rekening virtual account dapur SPPB MBG, JUmat (31/7/2026) (Sumber: Kompas TV)

    JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap pihaknya menemukan anomali atau kejanggalan terkait rekening virtual account (VA) yang digunakan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Temuan tersebut diperoleh setelah BGN melakukan pemeriksaan terhadap ribuan rekening yang setiap hari digunakan dalam operasional program tersebut.

    "Kita ini setiap hari mengurusi ribuan SPPG dengan ribuan rekening virtual account dapur-dapur tersebut. Dalam proses pemeriksaan, setelah kami periksa ribuan-ribuan rekening ini, kami menemukan semacam anomali," ucap Sudaryono dalam konferensi pers, Jumat (31/7/2026).

    Menurutnya, dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan sejumlah rekening dapur yang telah menerima saldo dari pusat, meskipun dapur tersebut belum mulai beroperasi.

    Baca Juga: Kata Istana tentang Kriteria Gubernur BI Baru, Mensesneg Sebut Prabowo Belum Putuskan Calon

    Selain itu, lanjut Sudaryono, BGN juga menemukan ada satu dapur yang memiliki lebih dari satu rekening virtual account.

    "Bahwa ada saldo rekening yang terkirim dari pusat kepada rekening-rekening dapur dalam bentuk virtual account itu, ternyata penampungan rekening dapur itu, dapurnya either dapurnya itu belum beroperasi atau ada yang satu dapur punya beberapa rekening virtual account," ucapnya.

    Ia menyebut, BGN telah menemukan sebanyak 414 dapur SPPG MBG yang bermasalah setelah dilakukan proses verifikasi terhadap ribuan rekening virtual account.

    Dari hasil penyisiran tersebut, BGN berhasil mengembalikan uang negara sebesar Rp311.246.295.184 ke kas negara.

    Menurutnya, ratusan SPPG tersebut ditemukan memiliki berbagai persoalan, mulai dari rekening ganda, rekening yang tidak sesuai, hingga dapur yang belum beroperasi tetapi telah menerima alokasi dana.

    "Setelah kami verifikasi satu per satu, kami telah menemukan adanya 414 SPPG atau dapur yang rekeningnya itu kemudian either double, atau rekeningnya enggak ada, atau dapurnya belum beroperasi," kata Sudaryono.

    "Sehingga kami mengembalikan uang negara, uang rakyat sebanyak Rp311.246.295.184 dari hasil penyisiran yang kami temukan."

    Baca Juga: Polri Mutasi 146 Perwira Tinggi dan Menengah

    Ia memerinci, pengembalian dana tersebut dilakukan melalui sejumlah bank penyalur. Melalui Bank BRI, dana yang dikembalikan berasal dari 121 SPPG dengan nilai Rp137,5 miliar.

    Kemudian, melalui Bank BNI sebanyak 117 SPPG senilai Rp74 miliar, Bank Mandiri sebanyak 129 SPPG senilai Rp71,6 miliar, Bank Syariah Indonesia (BSI) sebanyak 19 SPPG senilai Rp12,9 miliar, serta Bank BTN sebanyak 28 SPPG dengan nilai Rp15,3 miliar.

    Dengan demikian, total dana yang telah dikembalikan ke kas negara mencapai sekitar Rp311,2 miliar.

    "Nanti kalau ada tambahan, kita akan update terus tapi sejauh dengan yang ditemukan di sini kita mendapatkan 414 dapur dan mengembalikan Rp311, 2 miliar," tutur Sudaryono.

    Ia juga menyampaikan hasil temuan tersebut telah dilaporkan kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti.

    "Kami juga melaporkan hal ini kepada penegak hukum, apakah ada indikasi mens rea atau niat untuk mencuri, niat untuk korupsi atau tidak, kami serahkan kepada penegak hukum di kejaksaan untuk diperiksa," tuturnya.

    "Tentu saja bagi dapur-dapur SPPG maupun pihak mana pun, termasuk oknum di Badan Gizi Nasional, tidak kebal hukum."

    Sumber : Kompas TV

    Komentar
    Additional JS