Kepala BNPB Minta Satgas Bencana Gempa NTT Tidak Lupakan Pengungsi Mandiri - Kompas
SIKKA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto meminta Satuan Tugas (Satgas) penanganan bencana gempa NTT agar tidak melupakan korban gempa yang mengungsi secara mandiri.
Hal tersebut disampaikan Suharyanto merespons data jumlah pengungsi yang ada di Kabupaten Sikka.
Adapun, berdasarkan data BPBD Sikka, jumlah warga yang mengungsi hingga Selasa (18/8/2026) mencapai 7.104 jiwa.
Baca juga: Rumah Baru Itu Runtuh akibat Gempa, Aisyah dan Ahmad Kini Berteduh di Bawah Tenda
Dari jumlah tersebut, sebanyak 987 orang mengungsi ke posko terpusat. Sementara ribuan warga lainnya mengungsi secara mandiri yang tersebar di 17 kecamatan.
Warga NTT Masih Syok Usai Gempa Magnitudo 7,7, BNPB: Teringat Tsunami 1992
Suharyanto mengingatkan agar satgas tidak hanya fokus pada pengungsian terpusat yang relatif lebih mudah dijangkau.
"Jangan hanya pengungsian terpusat, karena terpusat ini hanya beberapa ratus orang kan. Banyak yang mandiri. Nah, yang mandiri jangan dilupakan," ujar Suharyanto di Maumere, Selasa.
Baca juga: Kisah Nenek Selamatkan Cucu 4 Tahun saat Rumah Runtuh Diguncang Gempa NTT
Lebih lanjut, Suharyanto menekankan bahwa penanganan korban gempa harus dilakukan secara berkeadilan.
Ia khawatir, jika perhatian hanya tercurah pada pengungsi terpusat, warga yang mengungsi secara mandiri terabaikan.
"Jangan yang terpusatnya bagus, logistiknya bagus, dapur umumnya bagus, fasilitas kesehatannya bagus. Yang sendiri-sendiri yang jauh itu tidak diperhatikan. Enggak adil," tegasnya.
Baca juga: Logistik untuk Korban Gempa NTT Masih Kurang
Suharyanto juga mengingatkan agar warga tidak boleh dipaksa pindah ke pengungsian terpusat jika mereka memilih bertahan menjaga rumah.
Sebagai gantinya, petugas satgas diminta aktif mendatangi mereka.
Sebagaimana diketahui, gempa M 7,7 mengguncang Pulau Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Sejumlah daerah terdampak, seperti Sikka, Nagekeo, Ende, Manggarai dan Manggarai Timur. Sebanyak 70 orang dilaporkan meninggal dan ribuan warga mengungsi.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
Tangani Gempa NTT, Mendagri Tito Soroti Pemda Jangan Sampai Korban Viral soal Bantuan