Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    MENGHUBUNGKAN TRANSMISI...
    Home Bali Berita Featured Kasus Spesial

    Koster Minta Warga Tak Main Hakim Sendiri Usai Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok di Bali - Kompas

    4 min read

     

    DENPASAR, KOMPAS.com - Kasus pengeroyokan terhadap seorang terduga pelaku pencurian di Desa Baturiti, Kabupaten Tabanan, yang kemudian meninggal dunia, terus menjadi sorotan publik. Gubernur Bali, I Wayan Koster, menilai kejadian tersebut harus menjadi pembelajaran bersama.

    Koster meminta masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri ketika menghadapi persoalan hukum. Melainkan, menyerahkan penanganannya kepada aparat yang berwenang.

    “Seluruh masyarakat Bali agar turut menjaga kondusivitas situasi di lingkungannya masing-masing, menahan diri apabila terjadi permasalahan hukum sehingga tidak sampai main hakim sendiri, serta menyerahkan sepenuhnya permasalahan hukum kepada pihak yang berwenang,” kata Koster, di Denpasar Selasa (28/7/2026).

    Menurut Koster, pencegahan harus dilakukan dari tingkat paling bawah. Untuk itu, dia akan mengingatkan para kepala desa dan Bendesa Adat di seluruh Bali agar memberikan pemahaman kepada masyarakat. Khususnya mengenai pentingnya menaati hukum sekaligus menjaga keamanan lingkungan.

    5 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Bali hingga Meninggal Dunia

    Baca juga: Koster Gelar Rapat Bahas Kondisi Keamanan, Pastikan Bali Aman dan Kondusif

    Pesan tersebut dinilai penting karena keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat.

    Koster menekankan, ketertiban yang terjaga di tengah masyarakat juga lahir dari kesadaran warga untuk menahan diri, menghormati proses hukum, dan tidak membiarkan persoalan berkembang menjadi tindakan yang justru menimbulkan korban.

    Selain itu, Koster meminta agar tidak memberikan opini-opini yang tidak sesuai dengan fakta, baik di media sosial dan lingkungan sehingga turut menimbulkan kekisruhan.

    Baca juga: PDI-P Bakal Advokasi Kasus Gamma, Korban Penembakan Polisi di Semarang

    Selain itu, Koster juga menggelar rapat dengan sejumlah pihak, dari Polda Bali hingga imigrasi. Dalam rapat yang digelar di Denpasar, pada Selasa (28/7/2026) siang tersebut secara khusus membahas terkait keamanan.

    Namun Koster menekankan bahwa rapat seperti ini tidak hanya digelar saat ada kasus. Namun rutin dilakukan sebagai upaya agar Bali ini kondusif, aman, dan tertib, sebagai destinasi wisata utama di dunia.

    "Ada kasus, tidak ada kasus, keamanan itu memang harus dijaga," ungkap Koster saat konferensi pers.

    Baca juga: Usut Pengeroyokan Tewasnya Terduga Pencuri Ayam, Kapolda Bali: Tersangka Bisa Bertambah

    Koster memaparkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, secara umum kondisi Bali ini baik, kondusif, dan aman.

    "Hanya memang kita harus ya bisa membedakan ada dinamika di media sosial yang menjadi banyak pertanyaan, perhatian sehingga seakan-akan Bali ini, ada sesuatu yang terganggu dan sesungguhnya tidak seperti itu adanya," ujarnya.

    Menurut Koster, pihaknya sudah mengevaluasi semua hal dan ke depan akan meningkatkan intensitas kegiatan sesuai dengan tugas, pokok, fungsi (tupoksi)-nya.

    "Jadi memang secara rutin kita selalu melakukan evaluasi untuk menjaga keamanan di Provinsi Bali," pungkas Koster.

    Baca juga: Pria di Bali Tewas Dikeroyok karena Dituduh Curi Ayam, Anggota DPR Soroti Trauma Anak Korban

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Bukan Soal Tak Bayar Nasi Uduk, Warga Ungkap Pemicu Bentrokan Matraman

    Komentar
    Additional JS