KPK Bakal Kirim Bantuan untuk Warga Korban Gempa di NTT - detik
Jakarta -
Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan duka cita untuk para korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). KPK akan memberikan bantuan bagi para korban.
Hal ini disampaikan Setyo saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-81 RI di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026). Dia menyampaikan, insan KPK berempati atas musibah yang menimpa masyarakat NTT.
"Di tengah suasana peringatan kemerdekaan, sebagian saudara sebangsa kita sedang menghadapi masa sulit. Oleh karena itu, atas nama keluarga besar KPK, saya menyampaikan rasa empati dan solidaritas yang tulus kepada mereka. Semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan jalan untuk segera bangkit kembali," kata Setyo.
Setyo meminta bantuan ini dikoordinasikan melalui Sekjen KPK. Dia mengatakan, bantuan nantinya bisa langsung dikirimkan ke titik-titik lokasi terdampak.
"Saya menginstruksikan juga kepada Bapak Sekjen, kita usahakan bisa membantu semaksimal mungkin, semampu kita. Mungkin dengan bantuan pengumpulan donasi atau mungkin kita bantu dengan sesuatu yang berbentuk barang yang kemudian bisa kita kirimkan ke lokasi-lokasi yang terdampak terhadap gempa tersebut," ujarnya.
Setyo turut mengajak seluruh peserta upacara mendoakan para korban. Dia berharap, seluruh masyarakat NTT senantiasa diberikan perlindungan dan pemulihan dengan cepat.
"Saya minta izin kita semuanya mendoakan saudara kita yang terdampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur," tutur Setyo.
"Untuk seluruh saudara kita yang terkena musibah gempa di Nusa Tenggara Timur, kita doakan mudah-mudahan semuanya selalu dalam lindungan Allah Yang Maha Kuasa, Tuhan Yang Maha Kuasa, dan diberikan kekuatan," imbuhnya.
Diketahui, gempa bumi kuat mengguncang NTT pada Sabtu (15/8). Guncangan tersebut menimbulkan korban jiwa, kerusakan bangunan, hingga membuat ribuan warga harus mengungsi.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan laporan jumlah korban dalam bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Disampaikan bahwa sebanyak 53 orang meninggal dunia, dan 135 orang terluka.
"Total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia dengan rincian, Kabupaten Manggarai Barat, satu jiwa. Kabupaten Manggarai Timur 20 jiwa, Kabupaten Manggarai: 25 jiwa, Nagekeo 1 jiwa, Sikka 4 jiwa, Ende 2 jiwa," ucap Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari, dalam konferensi pers, Minggu (16/8).
Tonton juga video "BNPB Catat 154 Rumah Rusak Berat Akibat Gempa NTT"
(kuf/whn)