Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bencana Berita Featured Gempa Bumi Lintas Peristiwa Manggarai Timur Mendagri NTT Spesial

    Mendagri Minta Bupati Manggarai Timur Percepat Pendataan Sekolah Terdampak Gempa NTT - Kompas

    3 min read



    MANGGARAI, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur mempercepat pendataan kerusakan rumah ibadah dan sekolah yang terdampak gempa magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 lalu.

    Menurut Tito, pendataan kerusakan kedua fasilitas tersebut akan menjadi acuan kementerian terkait untuk bergerak cepat melakukan penanganan.

    "Pak Bupati, tolong, Pak didatakan juga sekolah-sekolah dan rumah ibadah, berapa jumlah SD, SMP, SMA, atau PAUD. Secepat mungkin, makin cepat didata, makin cepat juga kita bergerak," ujar Tito saat meninjau masjid di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Senin (17/8/2026).

    Baca juga: 529 Korban Gempa NTT Ditangani di Posko Damer, Nakes Sempat Kewalahan

    Tito mengungkapkan, berkaca dari pengalaman sebelum, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) termasuk yang sigap dalam menangani persoalan pendidikan di wilayah terdampak bencana.

    Gempa NTT Hancurkan Masjid dan Gereja, Tangis Warga Pecah di Manggarai Timur

    Dia pun memberi contoh usai bencana tanah longsor yang menerjang Sumatera, sebanyak 4.922 sekolah rusak. Namun, saat ini hampir semua bangunan sekolah sudah direhabilitasi dan direkonstruksi.

    "Di Sumatera itu 4.922 sekolah yang rusak. Itu sebagian besar sudah 80-90 persen sudah jalan semua operasional (rehabilitasi dan rekonstruksi)," ungkapnya.

    Baca juga: Pemerintah Gelar Rakor Penanganan Gempa NTT, Dipimpin Pratikno

    Lebih lanjut, mantan Kapolri ini menyatakan bahwa pemerintah pusat sangat peduli terhadap keberlanjutan pendidikan para siswa di wilayah bencana.

    Jika bangunan sekolah mengalami kerusakan berat, menurut dia, Kemendikdasmen bisa mengirimkan tenda darurat sembari merehabilitasi bangunan yang rusak.

    "Tapi yang utama kita harus mikirin gimana caranya agar proses belajar-mengajarnya tetap berjalan. Nah, itu di Kemendikdasmen mereka sudah punya peralatannya. Ya tendanya, kursi lipatnya, segala macam supaya bisa berjalan," pungkasnya.

    Baca juga: Kepala BNBP Minta Penanganan Korban Gempa NTT Harus Beres Seminggu

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Momen Upacara HUT RI di Manggarai NTT Pascagempa, Dihadiri Menteri

    Komentar
    Additional JS