Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bencana Berita Featured Gempa Bumi Lintas Peristiwa NTT PDIP Jatim Spesial

    PDIP Jatim Sumbang Rp 500 Juta untuk Korban Gempa NTT, Dana Dari Solidaritas Soekarno Cup 2026 - Kompas

    4 min read

     

    SURABAYA, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPF) PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur menyumbang Rp 545 juta untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dana diperoleh dari gotong royong kemanusiaan hasil solidaritas penyelenggaraan Soekarno Cup  2026. 

    Ketua panitia Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun mengatakan bahwa pada penyelenggaraan Soekarno Cup kali ini tidak hanya sebagai ajang turnamen dari tiap-tiap daerah di Indonesia, tetapi juga wadah penggalangan dana bagi korban  bencana gempa bumi di NTT. 

    Penggalangan dana itu telah terkumpul sebesar Rp 545 juta yang akan langsung  diserahkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.  

    “Makanya kita ada galang lewat teman-teman panitia, dana gotong royong kita siapkan untuk sebentar kita serahkan langsung kepada DPP PDIP,” kata Komar kepada awak media, Senin (24/8/2026). 

    Sisihkan Uang Jajan, Siswa SD di Ponorogo Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

    Baca juga: Prananda Prabowo Serahkan Rp 545 Juta untuk Korban Gempa NTT dari Soekarno Cup

    Ia juga mengucapkan turut berduka cita dan turut merasakan kesedihan bagi  para korban bencana NTT. 

    “Saat Soekarno Cup 2026 berlangsung ada musibah terjadi di NTT dan kami panitia juga bersama-sama turut berdukacita mendalam bagi saudara-saudara kita yang terdampak,” terangnya. 

    Menurutnya duka NTT juga merupakan duka Bangsa Indonesia karena mereka merupakan bagian dari republik ini. Kesedihan mereka adalah kesedihan kita.

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah mengatakan bahwa Soekarno Cup 2026 diikui 16 kontingen, dengan menyisakan Bali dan Jawa Barat di babak final.

    Said mengingatkan tiga hal penting agar pemain maupun suporter tetap menjaga persatuan, sportivitas, dan fair play sehingga menjadi contoh bagi gelaran sepak bola lainnya.

    Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH. Said Abdullah dalam gelaran Soekarno Cup di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (24/8/2026).

    Lihat Foto

    Jagalah persatuan kita, jagalah sportifitas, jagalah fair play agar final ini enak ditonton dan menjadi contoh bagi perkembangan sepak bola di tanah air,” kata Said saat memberikan sambutan dalam Soekarno Cup 2026, Senin (24/8/2026).

    Ketua Banggar DPR RI ini pun mengucapkan terima kasih karena PDI Perjuangan Jawa Timur telah diberikan kesempatan dan kehormatan menjadi tuan rumah Soekarno Cup 2026.

    “Sebagai tuan rumah dengan segala kerendahan hati, kami minta maaf yang sebesar-besarnya apabila pelayanan kami kepada seluruh kontingen tidak memuaskan, kurang memuaskan karena kekurangan, kehilafan, kesalahan adalah milik kita semua,” terangnya.

    Said berharap turnamen ini dapat menjembatani para talenta pesepak bola muda U-17 untuk dapat terus maju menuju liga 2 dan 3.

    “Selama penyelenggaraan pertandingan usia 17 tahun ini banyak talenta-talenta muda kita yang sudah dilirik untuk masuk di liga dua dan liga tiga yang sebentar lagi akan bergulir sebagai ajang kompetisi PSSI,” ucapnya.

    Baca juga: Semarak Final Soekarno Cup 2026, Said Abdullah Ingatkan 3 Hal Ini

    Pantauan Kompas.com ratusan suporter berbondong-bondong mengenakan pakaian  merah sembari membawa berbagai atribut untuk mendukung tim favorit mereka. 

    Rangkaian gelaran final dibuka oleh ratusan penari kolosal yang menampilkan pertunjukkan epik dengan gabungan beragam tari tradisional.  

    Begitu memasuki stadion, sorak-sorai menggema menyambut saat para kesebelasan  tim berlari menuju area kandang liga pada pertandingan final antara Banteng Jawa Barat berhadapan dengan Banteng Bali.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Kontingen Atlet Tuli Cari Dana Rp 700 Juta, Tak Dapat Anggaran Tanding di Malaysia

    Komentar
    Additional JS