Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bangkalan Berita Featured Jakarta Kebumen Spesial SPPG

    Persamaan Narasi Massa Kebumen dan Bangkalan Berangkat ke Jakarta: Dukung Presiden, Soroti SPPG - Kompas

    7 min read

     


    KEBUMEN, KOMPAS.com - Ribuan orang dari dua daerah berbeda, yakni Kebumen, Jawa Tengah dan Bangkalan, Madura, kompak menyiapkan keberangkatan ke Jakarta pada Kamis (27/8/2026).

    Keberangkatan massa tersebut bersamaan dengan rencana aksi Aliansi Masyarakat Peduli Buruh (AMPB) di depan gedung DPR pada hari yang sama.

    Meski berasal dari dua wilayah yang berjauhan, kelompok dari Kebumen dan Bangkalan mengusung narasi yang sama, yaitu mendukung program prioritas pemerintah.

    Kompas.com mengulas adanya kesamaan narasi antara warga Kebumen dan Bangkalan, mulai dari alasan keberangkatan ke Jakarta, dukungan terhadap program pemerintah Presiden Prabowo Subianto, perhatian pada keberlanjutan MBG, hingga dorongan agar tata kelola dan pengawasan SPPG diperbaiki.

    Momen Jokowi Beri Acungan Jempol kepada Prabowo

    Baca juga: Ratusan Warga Kebumen Siap Berangkat ke Jakarta, Dukung Program Prabowo dan Tolak Aksi Provokasi

    Klaim Aksi Diikuti Buruh Bangunan dan Tukang Becak

    Merujuk Kompas.com, Senin (24/8/2026) dan TribunMadura, Sabtu (22/8/2026), keberangkatan massa dari Kebumen disebut digagas oleh DPD Tani Merdeka Kabupaten Kebumen bersama Aliansi Kebumen Bersatu dan beberapa kelompok masyarakat lain. 

    Mereka mengklaim ingin menyuarakan aspirasi secara damai sembari mengajak warga menjaga persatuan dan menghindari tindakan yang bisa memicu provokasi.

    Di sisi lain, rombongan asal Bangkalan menamakan diri Relawan Madura Pengawal Program Presiden (RMP4). 

    Baca juga: Massa Mahasiswa UI Siap Demo ke Bundaran HI, Naik 50 Angkot

    Kelompok ini menegaskan dukungan penuh terhadap program-program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto, termasuk MBG yang menyasar perbaikan gizi anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

    Yang menarik, kedua kelompok mengklaim komposisi massa yang nyaris sama. 

    Warga Kebumen menyebut barisan mereka diisi petani, pedagang, sopir, buruh bangunan, buruh peternakan lele, tukang becak, nelayan, hingga relawan Prabowo Subianto. 

    Sementara massa dari Bangkalan juga mengaku berasal dari latar belakang serupa, yakni tukang becak, buruh bangunan, buruh peternakan lele, sopir, sampai karyawan penjualan atau salesman.

    Baca juga: Bank BUMN Buka Suara soal Rekening Aktivis Pati Botok Diblokir Jelang Aksi DPR

    Serukan Dukungan terhadap Program Pemerintah

    Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Kebumen, Parjono, menjelaskan bahwa dukungan pihaknya muncul karena sejumlah program pemerintah dianggap membawa manfaat nyata, khususnya bagi petani dan keluarga yang membutuhkan. 

    "Kami warga Kebumen dari elemen petani, pedagang, sopir, buruh, dan para relawan sangat mendukung program strategis pemerintah Presiden Prabowo Subianto, seperti MBG karena sangat dibutuhkan anak-anak," ujarnya.

    Parjono menegaskan, dukungan warga bukan berarti menutup mata dari persoalan. 

    Baca juga: Massa UI Tertahan di Plaza UOB, Negosiasi dengan Polisi Berujung Saling Dorong

    Pelaksanaan program tetap perlu dievaluasi agar berbagai kendala yang muncul di lapangan bisa segera dibenahi.

    Narasi hampir sama disampaikan Korlap Aksi RMP4, Mahrus Ali. Kehadiran warga RMP4 di Bangkalan disebut sebagai respons atas gelombang aksi penolakan MBG yang digelar mahasiswa di sekitar Bundaran HI, Jakarta, pada Selasa (18/8/2026).

    Mahrus mengatakan, warga Madura sangat mendukung MBG karena program itu dinilai sangat dibutuhkan anak-anak.

    Baca juga: Aktivis Pati Botok Mengaku Rekening Rp 80,9 Juta Diblokir Jelang Aksi di DPR

    Sama-sama Minta Tata Kelola SPPG Dibenahi

    Baik massa dari Kebumen maupun Bangkalan kompak menyoroti pentingnya perbaikan pengawasan, bukan penghentian program MBG. 

    Parjono menilai pemerintah perlu memberi perhatian khusus pada tata kelola dan pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku pelaksana MBG di lapangan. 

    "Langkah baiknya dibutuhkan evaluasi tata kelola, termasuk melakukan evaluasi terhadap seluruh SPPG," jelasnya.

    Mahrus juga menyampaikan pandangan senada. Menurutnya, evaluasi menyeluruh terhadap SPPG mendesak dilakukan. 

    "Bukan Program MBG-nya yang harus dihentikan, namun pengawasan SPPG harus lebih ditingkatkan karena Program MBG sangat dibutuhkan anak-anak kami," tegasnya.

    Baca juga: Empat Bus Disiapkan, Massa Pati Akan Gelar Aksi di Depan Gedung DPR RI

    Tiap Kelompok Berangkatkan 500 Orang ke Jakarta

    Sebanyak 500 orang dari Kebumen telah disiapkan untuk bertolak ke Jakarta pada Kamis (27/8/2026).

    Mereka akan menggelar aksi sambil menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga persatuan.

    Kelompok tersebut juga menyampaikan dukungan terhadap program pemerintah lewat aksi yang mereka sebut akan berlangsung damai.

    Baca juga: Usai Demo 18 Agustus, BEM UI Siapkan Aksi Berikutnya dengan Massa Lebih Besar

    "Kami DPD Tani Merdeka Kebumen bersama Aliansi Kebumen Bersatu, petani, pedagang, nelayan, dan para relawan Prabowo siap berangkat ke Jakarta untuk menggelar aksi damai," ucap Parjono.

    Ia menyebut keberangkatan warga Kebumen juga menjadi jawaban atas aksi penolakan MBG yang sebelumnya berlangsung di kawasan Bundaran HI. Hal ini juga sudah senada dengan pernyataan RMP4.

    Sementara itu, massa dari Bangkalan juga menyebut akan memberangkatkan 500 orang pada Kamis (27/8/2026).

    "Tanggal 27 Agustus, kami akan berangkat dari Madura ke Jakarta untuk menggelar aksi damai, jaga Jakarta, jaga Indonesia. Kami akan siapkan 500 tiket saat pemberangkatan nanti," imbuh Mahrus.

    Baca juga: Bus Aktivis Pati Dilempar Batu Jelang Demo 27 Agustus, Pelaku Pakai Hoodie

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Komentar
    Additional JS