Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home BBM Bencana Berita Featured Gempa Bumi Lintas Peristiwa LPG NTT Spesial

    Pertamina: 52 SPBU di Wilayah Terdampak Gempa NTT Kembali Beroperasi, Pasokan BBM-LPG Diperkuat - Kompas

    5 min read

     

    MANGGARAI, KOMPAS.com - Corporate Secretary PT Pertamina Arya Dwi Paramita memastikan 52 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali beroperasi.

    Dengan begitu, pemenuhan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) hingga gas elpiji bagi masyarakat di wilayah terdampak gempa sudah berangsur normal.

    "Selanjutnya terkait dengan pasokan energi bahan bakar minyak dan elpiji, alhamdulillah sudah bisa dipulihkan karena memang kemarin dari total 52 SPBU yang beroperasi di wilayah bencana ini, itu semua ada yang terdampak," kata Arya saat ditemui di Posko Pengungsian Terpusat Lapangan Barang Kolong, Reok, Manggarai, NTT, Kamis (20/8/2026).

    Baca juga: Pertamina Salurkan 9.600 Paket Bantuan Untuk Warga hingga Karyawan Terdampak Gempa NTT

    Arya Dwi Paramita mengatakan, sebagian besar SPBU di wilayah bencana sempat terdampak gempa dengan tingkat kerusakan yang berbeda.

    Sikap Prabowo soal Gempa NTT: Utus Tiga Menteri Turun Gunung, Langsung Bangun Posko

    "Ada sebagian yang terdampak, tapi ada sebagian yang bisa beroperasi dan alhamdulillah teman-teman di lapangan bisa berangsur untuk memulai memperbaiki dan juga mengoperasikan kembali," kata dia.

    "Jadi insyaallah teman-teman di SPBU sekarang sudah semuanya siap untuk membantu pelayanan kebutuhan masyarakat," lanjut Arya.

    Pertamina Perkuat Pasokan BBM

    Dalam kesempatan itu, Arya juga mengungkapkan bahwa Pertamina terus memperkuat distribusi BBM ke wilayah yang terdampak gempa cukup parah.

    Dia mencontohkan Fuel Terminal (FT) Reo yang mendapat dukungan pasokan dari wilayah sekitar.

    Baca juga: Saat Gempa Mengguncang Rumah di NTT, Mahasiswa Rantau Menahan Rindu dan Cemas

    Salah satunya bantuan dari Fuel Terminal Bima untuk memenuhi kebutuhan BBM di NTT.

    "Sehingga harapannya karena ini daerah yang terdampak cukup tinggi, maka dari itu kami siapkan penguatan dari wilayah sekitarnya," kata Arya.

    Menurut Arya, kondisi jalan menjadi salah satu faktor penting dalam distribusi BBM ke SPBU.

    Sebab, terdapat sejumlah titik rawan longsor saat melakukan perjalanan dari Labuan Bajo menuju Ruteng hingga Reok.

    "Alhamdulillah tadi perjalanan ke sini dengan ada beberapa keterbatasan, tapi masih bisa dilalui. Tadi kami bersama dengan truk-truk BBM menuju lintasan sini dan insyaallah mereka teman-teman sudah bisa refueling dan untuk bisa distribusikan kembali ke SPBU terdekat," pungkas Arya.

    Diberitakan sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 862 gempa susulan terjadi di NTT pada Kamis (20/8/2026).

    Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dalam sehari sejak gempa utama bermagnitudo 7,7 mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026).

    Kepala Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama mengatakan total gempa susulan telah mencapai 4.256 kali hingga Kamis dini hari.

    Sebanyak 31 gempa susulan memiliki magnitudo di atas 5.

    "Saat ini gempa susulan yang dirasakan sudah sebanyak 118 kali," kata Arief.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Batas akses KARIN

    Kamu sudah mencapai batas akses KARIN.

    Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.

    Khusus Member

    Akses Tanya Langsung Tersedia untuk Member

    Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.

    Instruksi Prabowo: Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, Pastikan Warga Dapat Bantuan

    Komentar
    Additional JS