Polda Jatim Kirim 11,6 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT - Beritasatu

Surabaya, Beritasatu.com – Polda Jawa Timur mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi. Bantuan kebutuhan pokok tersebut secara resmi dilepas Kapolda Jawa Timur, Senin (17/8/2026).
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana.
“Bantuan yang dikirimkan berupa bahan pangan seberat 11,62 ton, air minum dalam kemasan sebanyak 23.429 liter, serta barang kebutuhan pengungsi berjumlah 853 kodi,” ujar Abraham.
Selain kebutuhan pokok, Polda Jatim mengirimkan dukungan operasional untuk membantu penanganan pascabencana. Dua unit kendaraan dapur lapangan dan dua unit kendaraan pengolahan air bersih atau water treatment turut diberangkatkan. Peralatan tersebut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di lokasi terdampak gempa.
“Kami juga mengirimkan satu tim psikologis dari Biro SDM Polda Jatim untuk membantu proses pemulihan trauma pada warga terdampak,” ujarnya.
Seluruh bantuan dan personel diangkut menggunakan 14 kendaraan, terdiri dari kendaraan operasional dan kendaraan pengangkut, termasuk dukungan dari pihak swasta. Pengawalan dan pendistribusian bantuan dilakukan personel Satuan Brimobda serta Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Jatim.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tiba dengan aman, tepat waktu, dan tepat sasaran. Pengiriman bantuan ini menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas jajaran Polda Jatim terhadap warga NTT yang terdampak gempa.
Bantuan juga merupakan hasil partisipasi berbagai pihak dalam proses pengumpulan hingga penyiapan logistik. Polda Jatim memastikan kebutuhan warga di lokasi bencana akan terus dievaluasi.
Pengiriman bantuan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Polda Jatim berharap bantuan yang dikirim dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan warga NTT selama masa penanganan pascabencana.