Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    MENGHUBUNGKAN TRANSMISI...
    Home Berita Featured Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Spesial

    Purbaya Pede Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh sampai 6% di 2026 - SindoNews

    9 min read

     

    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.

    Senin, 03 Agustus 2026 - 17:11 WIB

    q

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (3/8/2026). FOTO/Iqbal Dwi Purnama

    A A A

    JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026 berada pada kisaran 5,6-6% secara tahunan (year-on-year/yoy). Optimisme tersebut didorong sinergi kebijakan pemerintah dalam menjaga konsumsi masyarakat, mempercepat investasi, dan mengoptimalkan belanja negara.

    "Sinergi kebijakan antara lembaga anggota KSSK akan terus diperkuat guna menjaga keberlanjutan momentum pertumbuhan. Dengan sinergi kebijakan tersebut, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026 diperkirakan berada pada kisaran 5,6%-6,0% year-on-year," ujar Purbaya dalam Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (3/8/2026).

    Baca Juga: Purbaya Kebut Penagihan Pajak, Sangkal Libatkan Babinsa

    Purbaya mengatakan pemerintah akan menjaga daya beli masyarakat melalui percepatan realisasi belanja negara, khususnya untuk program perlindungan sosial, stabilisasi harga pangan dan energi, serta pemberian stimulus, termasuk diskon tarif transportasi pada periode libur sekolah. Langkah tersebut diharapkan mampu menopang konsumsi rumah tangga sebagai kontributor utama pertumbuhan ekonomi.

    Dari sisi investasi, pemerintah optimistis pertumbuhan akan ditopang oleh percepatan pelaksanaan berbagai proyek hilirisasi bernilai tambah tinggi. Menurut Purbaya, prospek tersebut juga tercermin dari aktivitas sektor manufaktur yang kembali memasuki fase ekspansi.

    "Aktivitas manufaktur sempat termoderasi pada akhir triwulan II, namun kembali melanjutkan ekspansi pada Juli 2026 dengan PMI manufaktur di level 50,2 yang menunjukkan pemulihan optimisme pelaku usaha," katanya.

    Baca Juga: Defisit Neraca Perdagangan Indonesia Berlanjut di Juni 2026, Angkanya Capai USD450 Juta

    Selain konsumsi dan investasi, pemerintah akan mempercepat pembangunan infrastruktur melalui pelaksanaan berbagai program prioritas nasional. Percepatan tersebut diharapkan meningkatkan kontribusi belanja pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun.

    Purbaya menambahkan konsumsi pemerintah diperkirakan tumbuh positif seiring percepatan realisasi belanja program prioritas, pembayaran gaji ke-13 aparatur negara, serta penyaluran bantuan sosial. Menurut dia, kombinasi kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga momentum pemulihan ekonomi dan mendukung pencapaian target pertumbuhan nasional pada 2026.

    (nng)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

    Rekomendasi

    Infografis

    10 Pemain Tercepat di...

    10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland

    Terpopuler

    1

    2

    3

    4

    5

    Berita Terkini

    Breaking! Ekonomi Indonesia...

    MNC Sekuritas dan Universitas...

    Harga Minyak Mentah...

    Makin Praktis, Naik...

    IHSG Hari Ini Dibuka...

    2 Pintu Minyak Dunia...

    Komentar
    Additional JS