Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bengkulu Berita DBD Demam Berdarah Dengue Featured Kasus Kesehatan Lintas Peristiwa RSUD Lebong Spesial

    RSUD Lebong Bengkulu Tangani 96 Kasus DBD Sepanjang 2026 - Koran Jakarta

    2 min read


    RSUD Lebong Bengkulu Tangani 96 Kasus DBD Sepanjang 2026Doc: ANTARA/Nur Muhamad

    Ket. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu.

    Lebong, Bengkulu -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, menyatakan terhitung Januari hingga akhir Agustus 2026 telah menangani 96 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang diderita warga daerah itu.

    Direktur RSUD Kabupaten Lebong Meinoffandi Leswin saat dihubungi di Lebong, Minggu, mengatakan seluruh pasien penderita DBD tersebut berhasil ditangani dengan baik sehingga tidak ada pasien yang meninggal dunia.

    "Jumlah pasien DBD yang ditangani RSUD Kabupaten Lebong dalam delapan bulan ini mencapai 96 orang, namun dari jumlah tersebut tidak ada yang dinyatakan meninggal dunia," kata dia.

    Dia menjelaskan, kendati seluruh pasien berhasil disembuhkan namun masyarakat di wilayah untuk tetap waspada karena penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti ini berpotensi mengancam jiwa jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

    Dalam penanganan pasien DBD ini, kata dia, tidak selalu harus dirujuk ke rumah sakit daerah. Bagi penderita yang kondisi fisiknya masih stabil, perawatan medis dapat dilakukan di puskesmas terdekat.

    Menurut dia, tren penambahan kasus DBD umumnya terjadi pada masa peralihan musim hujan ke musim kemarau (pancaroba). Genangan air sisa hujan yang tertinggal menjadi tempat ideal bagi jentik nyamuk untuk berkembang biak.

    Menurut dia, DBD dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Masyarakat diimbau untuk peka terhadap gejala awal, terutama timbulnya demam tinggi secara mendadak.

    "Jika mengalami demam selama tiga hari berturut-turut dan tidak kunjung turun meski sudah minum obat, segera lakukan pemeriksaan darah di puskesmas. Penanganan dini sangat penting agar terhindar dari kondisi fatal," imbaunya.

    Pihak RSUD Lebong sendiri telah menyiagakan ketersediaan obat-obatan serta ruangan perawatan khusus guna mengantisipasi potensi lonjakan kasus DBD di wilayah Kabupaten Lebong.

    Komentar
    Additional JS