UB Kirim Tim Asesmen Bantu Korban Gempa NTT, Ambulans Segera Menyusul - Kompas
KOMPAS.com - Universitas Brawijaya (UB) turut berpartisipasi dalam penanganan korban gempa di Ruteng, Pulau Flores, NTT.
Bekerja sama dengan Yayasan Universitas Brawijaya dan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar Malang, UB mengirimkan tim asesmen.
Tim telah berangkat pada Selasa (18/8/2026) pagi dengan terlebih dahulu dilepas secara simbolis oleh Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, Prof. Luchman Hakim, S.Si.,M.Agr.Sc.,Ph.D mewakili pimpinan universitas, bertempat di lobby Gedung Rektorat UB.
“Kepada tim yang hari ini berangkat, selamat jalan. Jaga kondisi supaya tetap sehat, kami tunggu hasil asemen awalnya untuk menentukan langkah selanjutnya” ujar Luchman saat memberi pengarahan kepada tim, dikutip dari situs UB, Kamis (20/8/2026).
Mahasiswa UI Ikut Gibran Kunjungi Korban Gempa NTT, Ini Penjelasan Kampus
Baca juga: Universitas Terbuka Gratiskan UKT bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Flores
Mendata kebutuhan layanan dan logistik
Adapun tim ini terdiri dari dr. Jeffrey Johannes,Sp.Em (spesialis emergensi) yang merupakan alumnus Fakultas Kedokteran UB, dr. Sri Wahyuni mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis Kedokteran Emergensi, dan Beatrix Vionita Jekau, mahasiswi asal Ruteng - Manggarai yang saat ini menempuh program Pascasarjana Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan.
Di Ruteng tim akan melakukan penilaian awal guna mendata kebutuhan layanan dan logistik untuk korban gempa di kabupaten atau kota yang terdampak.
Tim sekaligus akan menyiapkan kedatangan tim besar yang akan diperbantukan di RSUD Ruteng dan beberapa titik bencana lainnya di Manggarai Barat dan sekitar.
Selain itu, tentunya koordinasi antarlembaga terus dilakukan guna menyusun tim kesehatan. Beberapa bidang layanan dokter spesialis dibutuhkan seperti Ortopedi dan Traumatologi, Anestesiologi, Bedah Umum, Obstetri dan Ginekologi, Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Perawat dan bidan, serta layanan pendukung lain seperti dukungan psikososial.
Baca juga: 3 Contoh Rumah Tahan Gempa di NTT Tetap Kokoh, BRIN Usul Jadi Model untuk Rehab Hunian Warga
UB mempersiapkan kebutuhan relawan
Tak ketinggalan UB mempersiapkan kebutuhan relawan pula seperti tenda, matras, dan logistik lainnya.
Di samping itu, UB memiliki rencana lain yakni memberangkatkan 1 armada ambulan, 2 armada mobil berukuran 4×4, 2 unit motor trill, serta 6 orang pengemudi yang disiapkan khusus penugasan daerah bencana.
Baca juga: Dampak Gempa NTT, Sekolah Diminta Hentikan Pembelajaran di Ruang Kelas Rusak
Lewat aksi ini UB berharap dapat segera membantu kebutuhan kesehatan, psikososial dan pelayanan kepada warga yang ikut kena imbah dari bencana alam ini.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
Ahli ITB Ungkap Gempa NTT Mirip Gempa Dahsyat 1992 Penyebab Tsunami, Apa yang Perlu Diwaspadai?