Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Demo Featured Spesial

    Viral Pria Diinterogasi Polisi Saat Demo, Polda Metro Sebut Kesalahpahaman - Liputan6

    3 min read

     

    Cuplikan video viral pria Diinterogasi Polisi Saat Demo. (Istimewa)

    Situasi massa membuat petugas kesulitan mengenali identitas pria tersebut.

    Jadi Intinya

    1. Anggota TNI diinterogasi polisi saat demo di Jakarta, videonya viral.
    2. Identitas pria terungkap, Polda Metro Jaya sebut insiden kesalahpahaman.
    3. Kepolisian telah berkoordinasi dengan TNI untuk menyelesaikan persoalan.

    Liputan6.com, Jakarta - Video seorang pria berkaos hitam yang diinterogasi sejumlah anggota kepolisian viral di media sosial. Pria tersebut diketahui merupakan anggota TNI yang diamankan saat aksi unjuk rasa berlangsung di Jakarta pada Kamis (27/8/2026).

    Dalam rekaman yang beredar, pria berkaos hitam dan bercelana panjang jeans terlihat duduk di hadapan sejumlah anggota kepolisian. Ia dicecar sejumlah pertanyaan oleh petugas.

    Sejumlah identitas milik pria tersebut juga terlihat ditata oleh anggota kepolisian, termasuk kartu tanda anggota. Identitas tersebut kemudian diletakkan di atas aspal.

    Pria itu sempat memberikan penjelasan kepada petugas. Keduanya terlihat saling memberikan sanggahan.

    Terkait hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan peristiwa itu terjadi karena kesalahpahaman di tengah situasi lapangan yang dipenuhi massa.

    “Terkait viralnya di medsos, adanya oknum anggota TNI yang diamankan, kami menyampaikan bahwa ini terjadi kesalahpahaman di kondisi di lapangan,” kata Budi kepada wartawan, Jumat (28/8/2026) malam.

    Koordinasi dengan TNI

    Menurut Budi, kepolisian telah berkoordinasi dengan institusi TNI untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

    “Antarinstitusi sudah berkoordinasi untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.

    Budi menjelaskan, kondisi lapangan yang dipenuhi massa membuat petugas kesulitan mengenali identitas masing-masing.

    “Dalam kondisi yang memang crowd pada saat di lapangan, situasi dan kondisi yang sulit untuk kita mengenali masing-masing,” katanya.

    Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

    Komentar
    Additional JS