Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Keracunan Lintas Peristiwa Makan Bergizi Gratis NasDem NTB Spesial

    352 Siswa Keracunan MBG di NTB, NasDem: Padahal Sudah Banyak SPPG Di-suspend - detik

    1 min read

     

    Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
    Minggu, 13 Sep 2026 06:46 WIB
    Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago saat melakukan kunjungan ke FK Undip, Semarang, Jumat (13/9/2024).
    Foto: Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago. (Afzal Nur Iman/detikJateng)
    Jakarta -

    Sebanyak 352 siswa dari sejumlah sekolah dasar (SD) di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggota Komisi IX DPR Fraksi NasDem Irma Chaniago mengaku heran padahal sudah cukup banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditutup oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

    "Kok terjadi lagi ya, padahal sudah cukup banyak yang di-suspend terkait dengan SPPG yang tidak sesuai persyaratan seperti Laik Higiene dan IPAL," kata Irma kepada wartawan, Minggu (13/9/2026).

    Baca juga:

    Irma menilai pihak-pihak yang terlibat dalam penyediaan MBG di dapur tersebut tidak bertanggung jawab. Dia meminta SDM di SPPG tersebut agar segera diganti.

    "SDM dari BGN yang ada di SPPG tersebut harus diganti, karena tidak bertanggung jawab. Harusnya makanan yang bermasalah tidak bisa keluar dari dapur jika mereka bekerja dengan baik," kata dia.

    Diketahui para siswa mengalami keluhan seperti muntah-muntah dan pusing diduga setelah mengonsumsi MBG tersebut. Dilansir detikBali, Jumat (11/9), Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan MBG Lombok Tengah memastikan para korban telah mendapatkan penanganan.

    Ketua Satgas MBG Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, mengatakan pihaknya masih mengecek kondisi para siswa yang dirawat di sejumlah Puskesmas.

    "Kebetulan baru Pak Asisten II, sudah menuju ke Lokasi SPPG dan Puskesmas beliau laporkan ke saya bahwa sebagian dari siswa korban keracunan MBG ini itu sudah pulang," kata Firman, Jumat (11/9).

    Baca juga:
    Komentar
    Additional JS