Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Lintas Peristiwa Spesial

    Breaking News: Pemuda 19 Tahun Diseret Buaya di Kolong Desa Kusam Bangka, Disaksikan Kakak Kandung - Tribunnews

    5 min read

     


    Breaking News: Pemuda 19 Tahun Diseret Buaya di Kolong Desa Kusam Bangka, Disaksikan Kakak Kandung

    Seorang pemuda asal Desa Kusam, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Sareanda (19), dilaporkan diseret buaya saat hendak mencuci pasir ...

    Tayang:

    Diperbarui:


    Breaking News: Pemuda 19 Tahun Diseret Buaya di Kolong Desa Kusam Bangka, Disaksikan Kakak Kandung

    Istimewa/ Basarnas

    DITERKAM BUAYA -- Tim SAR gabungan, saat melakukan proses pencarian warga yang diterkam buaya do Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Sabtu (26/9/2026). 

    BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Seorang pemuda bernama Sareanda (19), warga Desa Kusam, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ), dilaporkan hilang setelah diseret seekor buaya saat beraktivitas di kawasan tambang atau kolong Desa Kusam, Sabtu (26/9/2026) petang.

    Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, setelah korban selesai menambang dan berhasil mengumpulkan pasir timah.

    Korban kemudian berniat mencuci pasir timah yang diperolehnya di atas ponton rajuk. Namun, saat baru melangkahkan kaki dari daratan menuju ponton, seekor buaya berukuran besar tiba-tiba menyambar korban dan menyeretnya ke dalam air. 

    Detik-detik kejadian tersebut disaksikan langsung oleh kakak kandung korban, Tarmizi, yang berada tidak jauh dari lokasi.

    Keluarga bersama warga setempat sempat melakukan upaya pencarian secara mandiri setelah mengetahui kejadian tersebut. Namun, karena korban belum ditemukan, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian itu ke ke Basarnas.

    ​Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika menyebutkan, pihaknya langsung merespons cepat setelah menerima laporan dari perwakilan keluarga korban pada pukul 18.55 WIB.

    ​"Benar, kami menerima laporan dari Bapak Wawan selaku keluarga korban bahwa Saudara Sareanda diterkam buaya saat beraktivitas di Kolong Desa Kusam," kata Mikel.

    "Merespons informasi tersebut, pada pukul 19.15 WIB, kami langsung menerjunkan satu tim rescue dari Unit Siaga SAR (USS) Belinyu menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan," ungkapnya.

    DITERKAM BUAYA -- Tim SAR gabungan, saat melakukan proses pencarian warga yang diterkam buaya do Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Sabtu (26/9/2026).
    DITERKAM BUAYA -- Tim SAR gabungan, saat melakukan proses pencarian warga yang diterkam buaya do Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Sabtu (26/9/2026). (Istimewa/ Basarnas)

    ​Terkait upaya di lapangan, Kepala Kantor SAR menjelaskan bahwa operasi malam ini berpacu dengan waktu dan melibatkan unsur gabungan, yakni 5 personel Rescuer USS Belinyu, 2 anggota Polsek Belinyu, serta dibantu oleh keluarga dan masyarakat setempat.

    ​"Tim SAR gabungan telah berada di lokasi dan langsung melakukan penyisiran, menggunakan rubberboat (perahu karet)," jelasnya.

    ​Untuk mendukung kelancaran operasi di tengah kegelapan, tim SAR gabungan telah mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya 1 unit Rescue Car Type II, perahu karet, peralatan medis, dan alat pendukung penerangan maupun komunikasi.

    "Upaya pencarian malam ini memang menghadapi tantangan berat, berupa visibility atau jarak pandang yang sangat terbatas akibat gelap. Namun, tim akan berupaya semaksimal mungkin, apalagi malam ini korban sempat terlihat di permukaan namun masih berada di mulut buaya," terangnya.

    Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran, di sekitar lokasi kejadian agar korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi. (Bangkapps.com/Adi Saputra)

    Komentar
    Additional JS