BREAKING NEWS - Travel Hiace vs Truk di Tol Jombang-Mojokerto Tewaskan 4 Penumpang, Sopir Mengantuk - Tribunnews
Laporan Reporter SURYAMALANG.COM, Anggit Puji Widodo/Luhur Pambudi
Ringkasan Berita:
- Satlantas PJR Polda Jatim mengonfirmasi seluruh korban meninggal dunia merupakan penumpang Hiace.
- Korban tewas dan luka-luka langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
- Pihak kepolisian kembali mengingatkan para pengguna jalan agar tidak memaksakan diri berkendara saat mengantuk.
SURYAMALANG.COM, JOMBANG - Insiden maut melibatkan mobil travel Toyota Hiace dan truk bermuatan gipsum terjadi di Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) KM 687+200 jalur B pada Jumat (11/9/2026) malam.
Kecelakaan fatal yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB tersebut mengakibatkan empat orang penumpang minibus meninggal dunia di lokasi kejadian dan tujuh lainnya luka-luka.
Polisi menduga benturan keras beruntun itu dipicu oleh pengemudi Hiace yang mengantuk hingga hilang kendali dan menabrak bagian belakang truk.
Kronologi Laka Lantas
Kanit 3 PJR Polda Jatim, AKP Sudirman, menerangkan peristiwa ini melibatkan Toyota Hiace bernopol L 7178 AH dan truk bermuatan pasir gipsum bernopol R 8187 OT yang dikemudikan MR, warga Purbalingga.
Kedua kendaraan tersebut sama-sama tengah melaju dari arah Surabaya menuju Jawa Tengah/Surakarta.
"Setiba di lokasi, diduga pengemudi mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak bak truk yang berada di depannya," ucap Sudirman dalam keterangan yang diterima SURYAMALANG.COM, Sabtu (12/9/2026).
Baca juga: Jenazah 3 Korban Laka Tol Pandaan-Malang Menanti Keluarga dari Makassar, Tak Ada Kerabat di Malang?
Benturan yang sangat kuat membuat moncong depan hingga badan Toyota Hiace berbodi merah tersebut ringsek nyaris tak berbentuk.
Sejumlah penumpang bahkan sempat tergencet di dalam kendaraan sehingga harus dievakuasi oleh petugas.
"Mobil oleng ke kiri menabrak bak kendaraan truk bermuatan gipsum yang berada di depannya" jelas Sudirman.
"Posisi terakhir Toyota Hiace di lajur cepat menghadap ke barat dan truk berada di lajur lambat menghadap ke barat. Itu mobil travel resmi," lanjutnya.
Daftar Korban Meninggal dan Luka-Luka
Empat penumpang yang meninggal dunia dalam insiden ini masing-masing adalah Kukuh Bimbing (22), warga Karanganyar; Dwi Raharjanto (49), warga Klaten; Tendi Anggoro (28), warga Wonogiri; serta Prawoto (55), warga Sukoharjo.
Selain korban tewas, tujuh orang penumpang lainnya mengalami luka ringan.
Korban luka-luka adalah pengemudi Hiace Eko Budianto Setiawan (38), warga Kota Serang; Lidia Yustika (28), warga Surabaya; Edi Mursito (55), warga Sukoharjo; Ismaya Salindri (35), warga Surakarta; Ghofur Y Saputra (37), warga Malang; Sunarto (46), warga Parigi Moutong, Sulawesi Tengah; serta Yudha (26), warga Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, dua orang yang berada di dalam truk, yakni Muhar (55) dan Arif Purwanto (16) yang keduanya merupakan warga Purbalingga, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka sedikit pun.
Hasil Olah TKP dan Imbauan Kepolisian
Menurut Sudirman, kondisi arus lalu lintas saat kecelakaan terjadi relatif lancar dan cuaca dalam keadaan cerah.
Petugas PJR langsung bergerak cepat melakukan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP).
Korban meninggal dunia dievakuasi dari lokasi, sedangkan seluruh korban luka segera mendapatkan perawatan medis.
"Petugas sudah melakukan penanganan dan evakuasi terhadap korban maupun kendaraan yang terlibat. Perkara kecelakaan ini masih ditangani untuk penyelidikan lebih lanjut," jelas Sudirman melanjutkan.
Baca juga: Daftar Korban Laka Tol Malang-Pandaan: 9 Penumpang Didominasi Anak-anak, 5 Jenazah Tiba di Surabaya
Berdasarkan hasil olah TKP sementara dan pemeriksaan saksi-saksi, kecelakaan murni diduga akibat kelalaian pengemudi yang mengantuk saat berkendara.
"Diduga pengemudi mengantuk sehingga oleng ke kiri menabrak bak kendaraan truk," pungkasnya.
Sudirman pun kembali mengingatkan seluruh pengendara agar senantiasa waspada dan tidak memaksakan diri jika merasa lelah, terutama saat berkendara di malam hari.
"Jangan memaksakan diri karena kondisi mengantuk bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," pungkasnya.
Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com